OtomotifZone.com – Jakarta. Juara Asia AP250 berhasil dibawa pulang Rheza Danica dikandang pada putaran 5 ARRC 2018 (14/10) di Sirkuit Internasional Sentul Bogor, Jawa Barat. Meski pada race 2 ini Rheza hanya berhasil finish ke dua. Sebab pesaing terdekatnya harus gagal di dua race ini.
Pesaing terdekat Rheza untuk rebutkan juara Asia AP250 sendiri adalah rekan satu tim dan satu negaranya, Mario SA. Rheza mampu kunci gelar juara Asia di putaran 5 meski ajang Asia Road Racing Championship 2018 belum berakhir. Namun Rheza mampu kunci gelar juara Asia lebih cepat.
“ Terimakasih kepada tim dan keluarga yang sudah selalu support saya setiap balapan. Yang mana akhirnya saya bisa meraih juara Asia pada putaran 5. Terlebih ini karena saya bisa mendapatkan point dari race 1 dan 2. Sebab Mario terjatuh di race 1 dan race 2 ini,” ujar Rheza Danica langsung ditemui OtomotifZone.com.
Dari putaran pertama sampai sekarang, Rheza menganggap main di Indonesia menjadi putaran paling berat. Sebab banyak sekali pembalap pembalap Indonesia yang sudah hafal dan terbiasa dengan lintasan Sentul. Itu sebabnya dirinya menganggap bahwa putaran 5 menjadi putaran paling berat.
“ Kita main di Sentul mas, banyak pembalap AP250 dari Indonesia. Mereka sudah tau taktik untuk main di Sentul. Mereka punya strategi masing masing untuk jalani balapan. Selain itu juga mereka punya taktik untuk keluar masuk tikungan rahasia mas,” jelas Rheza.
Tapi ini semua bisa dilewati Rheza. Dan disisa satu putaran lagi Rheza tetap akan tampil melawan meski dirinya sudah kunci gelar juara Asia. “ Di Buriram nanti saya tetap akan memberi hasil terbaik mas kepada tim. Meski saya sudah kunci gelar juara Asia, tapi saya tetap akan memberi perlawanan,” tutup pembalap Astra Honda Racing Team itu




