BerandaLain-LainAryasena, Promotor Muda Fasilitasi Komunitas Motor

Aryasena, Promotor Muda Fasilitasi Komunitas Motor

OtomotifZone.Com – Bogor. Promotor muda asal Bojong Baru Kecamatan Bojong Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat memfasilitasi komunitas motor. Dia adalah Aryasena Arjuna Setyaji, remaja kelahiran 2004 itu sangat peduli terhadap komunitas motor agar tidak ugal-ugalan di jalan raya.

Aryasena sangat peduli pada biker agar tidak terjadi kecelakaan di jalan raya karena ugal-ugalan atau kebut-kebutan. Bahkan Aryasena juga mengadakan AS71 Cornering, yaitu fun race untuk anggota komunitas untuk melampiaskan hasrat balapnya.

Sehingga pekan ini pun, Aryasena akan menggelar event bertitel AS71 Cornering Zone di Sirkuit Sentul Internasional Karting. Event itu merupakan gelaran perdana Aryasena sebagai promotor, selain menjadi pembalap Aryasena akan mencoba menjadi promotor.

Aryasena Saat Balap

“Iya Om, Insya Allah event AS71 Cornering Zone gelaran perdana saya menjadi promotor, mudah-mudahan bisa menjadi promotor handal,” jelas Arya. Hobi Aryasena memacu motor di sirkuit dan kepeduliannya terhadap keselamatan lalu lintas membuat Aryasena yakin untuk mengelola event balap.

Bakat Arya menjadi pembalap sudah nampak sejak kecil, bahkan saat Ia berusia 9 tahun pun sudah merasakan kompetisi road race. Remaja kelahiran Jakarta 12 November, anak dari Deppy “Depay” Dona Pratama dan almarhumah Siti Maemunah bertekad untuk menjadi promotor.

Promotor Muda Dapat Dukungan Penuh Sang Ayah

Promotor muda, Aryasena tentunya tidak terlepas dari dukungan serta dampingan dari sang ayah, Deppy “Depay” Dona Pratama. Menurut Depay, sang buah hatinya itu dibebaskan untuk memilih menentukan pilihannya apakah menjadi pengusaha, pembalap atau mengelola event balap.

“Saya sih tidak memaksa, saya bebaskan Aryasena untuk menentukan sendiri pilihannya, mau jadi pengusaha atau mengelola event,” jelas Depay.  Namun menurut Depay, Arya memilih menjadi pengusaha meneruskan usahanya bengkel racing dan juga promotor balap.

Depay juga menceritakan, perjuangan sang buah hati ketika memasuki usia 10 tahun, karena pada saat itu harus ditinggalkan oleh ibunya. “Ibunya meninggal dunia karena gagal ginjal saat Aryasena berusia 10 tahun, dan dia harus bangkit tanpa ibunya,” ungkap Depay.

Sehingga karena anaknya hobi balap, Depay mengirim Aryasena ke WH19 Racing School di Ciamis untuk menambah skill balapnya. Di bawah binaan Wawan Hermawan, Arya selama 6 bulan sekolah dan berlatih bersama siswa balap lainnya.

Menjadi Siswa Balap

Spiderboy, begitu julukan Aryasena memiliki makanan kesukaan yaitu mie ayam dan hobi lain, yaitu menyayangi kucing liar dengan menampungnya. “Bengkel jadi penampungan kucing liar yang tidak terurus, dan Aryasena telaten mengurusnya sampai dengan sehat,” ungkap Depay.

Depay berharap, sang buah hati dapat menjadi promotor yang handal dan juga tetap kepeduliannya pada komunitas motor. “Saya berharap Aryasena dapat menjadi promotor muda yang handal, dan juga tetap peduli pada komunitas motor,” pungkas Depay.

Penulis: Yeyep                  Foto: Istimewa

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot