BerandaUmumCSRWomen in Motorsport Festival Vol.2 Sukses Digelar, IMI Perkuat Peran Perempuan di...

Women in Motorsport Festival Vol.2 Sukses Digelar, IMI Perkuat Peran Perempuan di Dunia Motorsport Indonesia

Bogor, 12 Juli 2026 – Komitmen Ikatan Motor Indonesia (IMI) melalui Komisi Women in Motorsport (WIM) dalam mendorong keterlibatan perempuan di dunia otomotif kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Women in Motorsport Festival Vol.2 yang berlangsung di Sentul International Karting Circuit, Bogor, Minggu (12/7). Mengusung tema “Drive Your Passion, Break The Limit”, kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus pengalaman langsung bagi perempuan muda yang ingin mengenal lebih dekat dunia motorsport.

Festival yang mengusung semangat “Empowered Girls, Driven Futures” ini diikuti oleh 58 peserta perempuan berusia 13 hingga 20 tahun. Antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan tahun ini terlihat dari jumlah pendaftaran yang membludak. Panitia bahkan menutup pendaftaran peserta setelah mencapai 100 pendaftar hanya dalam waktu satu minggu, sementara pendaftaran relawan ditutup dalam dua hari setelah mencapai 40 pendaftar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 peserta dan 10 relawan dipilih untuk mengikuti kegiatan.

Kesuksesan Women in Motorsport Festival Vol.2 melanjutkan capaian positif penyelenggaraan edisi perdana pada 10 Desember 2023 yang menghadirkan aktivitas slalom, simulator, dan drag race. Respon positif pada penyelenggaraan pertama menjadi bukti bahwa minat perempuan Indonesia terhadap dunia balap terus meningkat dan membutuhkan ruang yang lebih luas untuk berkembang.

Pada penyelenggaraan tahun ini, IMI Women in Motorsport menghadirkan konsep yang lebih komprehensif. Selain memberikan pengalaman mengemudi melalui gokart testing session dan simulator session, peserta juga mendapatkan pembekalan melalui mechanical workshop, career talk, serta sesi basic driving skill & etiquette. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar peserta tidak hanya merasakan sensasi berada di lintasan balap, tetapi juga memahami berbagai aspek yang mendukung industri motorsport secara menyeluruh.

Ketua Komisi IMI Women in Motorsport, Alexandra Asmasoebrata, mengatakan bahwa penambahan materi seperti mechanical workshop dan career talk merupakan bagian dari upaya membuka wawasan generasi muda perempuan mengenai luasnya peluang karier di dunia motorsport.

“Kami ingin mengenalkan kepada generasi muda perempuan bahwa menjadi bagian dari motorsport tidak selalu harus menjadi pembalap. Ada banyak profesi penting lain yang juga dapat diisi oleh perempuan, seperti engineer, sports caster, TV presenter, race official, hingga berbagai profesi lainnya yang mendukung industri otomotif,” ujar Alexandra.

Menurut Alexandra, memperkenalkan dunia motorsport sejak usia muda menjadi langkah penting untuk membantu peserta mempersiapkan masa depan mereka.

“Semakin dini mereka mengenal dunia motorsport, semakin besar kesempatan mereka untuk menentukan langkah dan mempersiapkan diri sejak masih duduk di bangku sekolah apabila ingin berkarier di bidang ini,” jelasnya.

Sebagai bagian dari pengenalan berbagai disiplin olahraga otomotif, tahun ini IMI Women in Motorsport memilih gokart sebagai media pembelajaran utama. Pilihan tersebut sekaligus menjadi bentuk variasi setelah pada penyelenggaraan perdana mengangkat cabang slalom.

“Pada Women in Motorsport Festival pertama kami mengangkat tema slalom. Tahun ini kami ingin memberikan pengalaman berbeda melalui gokart, dan ke depannya kami berharap dapat menghadirkan disiplin lain seperti drift, slalom, maupun drag race sehingga peserta memiliki pengalaman yang semakin beragam,” tambah Alexandra.

Ia juga menilai bahwa tren keterlibatan perempuan di dunia motorsport Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Tingginya jumlah pendaftar menjadi indikator bahwa semakin banyak perempuan yang tertarik untuk mengenal maupun berkarier di industri ini.

“Minat perempuan Indonesia terhadap motorsport terus meningkat. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar Women in Motorsport Festival yang terus bertambah dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, termasuk antusiasme para relawan yang ingin terlibat dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan Women in Motorsport Festival Vol.2, IMI berharap semakin banyak perempuan Indonesia yang terdorong untuk mengambil peran dalam industri otomotif, baik sebagai atlet maupun profesional di berbagai bidang pendukung.

“Kami berharap keterlibatan perempuan dalam dunia motorsport Indonesia terus meningkat. Kami ingin melihat semakin banyak perempuan hadir dan berkontribusi mengisi berbagai profesi di industri otomotif Indonesia pada masa mendatang,” tutup Alexandra.

Melalui pengalaman langsung, edukasi, serta interaksi dengan para pelaku industri, Women in Motorsport Festival Vol.2 menjadi langkah nyata IMI dalam membangun ekosistem motorsport Indonesia yang semakin inklusif, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya -generasi baru perempuan Indonesia yang siap berprestasi dan berkarya di dunia otomotif.

Must Read