
OtomotifZone.com-Sepang Malaysia. Sepak terjang David Juliano Sitanala lajang kelahiran Ambon 15 tahun silam diajang balap gokart awalnya memang dipandang sebelah mata. Cibiran bin cemoohan pemuda krempeng saat-saat awal akan memulai balap melecut semangatĀ pelajarĀ Springfield International School grade 10 menjadi seperti sekarang ini.
Tempaan mental kuatlah yang membuat prestasi pembalap ganteng dan fotogenik ini semakin meroket hingga pencapain prestasi tinggi terukir dalam tahun ini dengan meraih 2 penghargaan membanggakan sekaligus pembuktian bahwa sikrempengpunĀ bisa juara dan mewakili Indonesia diajang Grand Final Rotax Dunia Valencia bulan depan setelah sukses menyandang juara RMC Indonesia 2014 di kelas Junior Max September lalu dan juara 2 Asia.
Setelah sukses menyabet jawara Indonesia, tidak membuat kelahiran 8 Juli ini berpangku tangan dan cukup puas hanya di Indonesia saja, namun diajang Asia Max Challenge 2014 yang baru usai Minggu kemaren, David Juliano Sitanala menutup rangkaian seri AMC 2014 yang digelar sebanyak 6 seriĀ menyabet juara 1 Junior Max setelah di final round 6 Sepang Minggu (12/10) kemaren dan melengkapi supremasi keperkasaannya dengan menyabet juara 2 overallĀ Junior max Asia.

Tekanan demi tekanan sudah mulai terasa sejak kaki melangkah di Sirkuit Sepang hari Rabu atau 3 hari jelang seri pamungkas, hingga hari Jum’at saat latihan resmipun Budi Rusman sang manager sekaligus mekanik pusing tujuh keliling karena belum menemukan setingan yang pas, namun saat sebelum babak Qualifying digelar setingan pun didapatkan dan akhirnya sejak race tersebut menjadi yang terdepan hingga jelang final dan hanya menempati posisi 2 di heat 1 dibawah pembalap Indonesia lainnya Presley Martono.
Disamping tekanan tidak ketemunya setingan tekanan yang datang dari sektor lainnya pun tidak kalah menguras tenaga, emosi dan pikiran, namun berkat kekuatan mental juaralah serta orang-orang yang disekitarnya selalu memberikan saran yang menenangkan membuat sikrempeng membuktikan bahwa dia yang terbaik dikelasnya sekarang ini.

“Alhamdulillah kami bisa melewati masa sulit sebelum akhirnya David menjadiĀ juara di seri 6 Sepang ini, saat seting mesin hingga sesi latihan resmi kami masih menemukan kendala setingan yang pas untuk David, namun kita buktikan kerja kerasnya setelah di QTT mampu menjadi yang tercepat dengan menemukan setingan yang diinginkan dimana kondisi trackpun berbeda saat seri 4. Kemenangan David juga karena konsistensinya sejak heat, pre Final hingga final sangat membantu Jong Ambon melesat dan meninggalkan rival-rivalnya”.Jelas Budi Rusman setelah race usai.

Torehan prestasi David di AMC ini menjadikan diseri akhir mendapat 2 piala yang sangat membanggakan satu piala kemenangan seri 6 dan piala juara 2 overall bagi pembalap yang dilaga AMC ini bergabung dengan team Maxima motorsport Thailand. Kompak dan solidnya team juga membuat David menjadi seperti sekarang ini hal tersebut terlontar dari sang manager “ini adalah pembuktian seorang David diseri akhir karena selama ini hanya podium 2, bantuan Gokhi Hashimoto dan seluruh team mekanik Maxima sangat membantu kami dan ini akan menjadi bekal jelang Rotax max Grand Final di Valencia nanti”.
Cara balap yang sangat halus dan cenderung smart membuat David jarang sekali mengalami gagal finish dan lebih mengedepankan sportifitas.
From Zero to Hero…….go David………
Penulis : Edi Batrawan | Foto : Edi Imola

