Beranda News Balap Motor Magetan : Kemana Kelas Bebek 4-Tak 150 cc Standart Injeksinya

Balap Motor Magetan : Kemana Kelas Bebek 4-Tak 150 cc Standart Injeksinya

0
3290

OtomotifZone.com – Magetan. Kejuaraan terbuka  Krating Daeng Power Roadrace 2016 yang memperebutkan Bupati Cup Magetan 2016 minggu kemarin (20/3) sukses berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Meski hanya disesaki 203 starter di 13 kelas yang dilombakan, tetapi sudah menjadi pelepas rindu insan balap motor dikota Magelang. Lokal hero Magetan Aldhila Eka Darma gagal menduduki podium teratas di Mp1 dan Mp2. Dilla hanya berada di urutan 3 di semua kelas seeded. Setelah  kelas – kelas tadi diduduki Faisal ‘ sidoel’ Baharuddin di Mp1 dan Sakti Andre di Mp2.

Ada apa dengan tim tangguh Putra Anugrah asal Wonogiri ini. Lantas kemana motor Jupiter Z Injeksi  gacoan di ajang Motorprix Nasional.  “Motornya bukan untuk Motorprix biasanya, dan ini motor untuk spesifikasi balap kejuaraan daerah saja,” kata Dilla.

Meski demikian, Tim Putra Anugrah di pemula A masih terdepan di Mp4 lewat  pembalap Feros Kuncir. Feros di Mp3nya sempat berebut posisi treatas dengan rivalnya Ari Nugroho.

Setting Final Gir Ulang

Sudah lagu wajib jika balap motor di kota Magetan utamanya sirkuit di jalan Mayjen Sungkono banyak motor- motor rontok sebelum garis finish. Ini diakibatkan sirkuit dengan pola tanjakan tikungan ‘L’ dan kemudian menurun sambil menikung.

Hasilnya beberapa motor  tim privatter pada rontok. Sebut saja Honda Blade milik tim Honda Rosvita yang di joki Checa Ezra dan Dody H. Motornya rontok di Mp4 karena dipakai Join Rexzy dan Dody. “Motornya Rontok saat dipakai Rexzy Kepo, sebelum dipakai start Dody motor sudah jebol duluan. Semua Rasio motor masih standart bawaan pabrik Honda Blade,” sesal Genthong tuner Honda Rosvita.

Dari sini ternyata settingan kombinasi final gir kudu dicermati. Karena jika tidak pasti mesin motor menjerit saat sirkuit menurun tanda dibarengi kopling seperlunya. Begitu pula beberapa pembalap Lokal Magetan lain juga bernasib sama.

Dikelas bebek 4 tak standart 150 cc terbuka gagal digelar. Ini karena kekurangan jumlah pesertanya, dan kelas ini yang biasa disebut kelas BH8 di seri kejurda balap motor IMI Jatim. Kelas ini rawan protes karena memang kelas ini hanya diramaikan tiga merk saja. Yakni Satria FU Injeksi, Honda Sonic 150 dan Jupiter Mx King 150 cc.

“Sudah saya tegaskan, bahwa kelas ini untuk nanti tahun depan di kelas Pemula B yang harus memakai bebek Injeksi kapasitas 150 cc standart, sudah saya beri batasan spesifikasinya sama dengan di Kejurda Balap Motor IMI Jatim  Beberapa tim yang bermain dikelas ini saling mencurigai motor Satria FU korekan Mad Muhaimin sudah menggunakan part racing seperti gigi rasio knalpot racing.”

“Jika ingin menang seperti saya, Pakai saja Satria FU Injeksi. Data spesifikasi teknisnya kondisi standart sudah bernafas balap. RPM saja bisa 13 ribu, 6 speed dan diameter Throtle standart pabrik terbesar dikelas bebek 150 cc (Ø 32 mm),” bilang Mad Muhaimin tuner tim Shake speare 45 Lamongan.

Foto : DIKi  |  Penulis : DIKi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses