Otomotifzone.com — TANGERANG SELATAN. Dunia otomotif khususnya Banten saat ini sedang berduka. Tepatnya dalam cabang olahraga balap motor roda dua, drag bike. Saat ini sedang tercoreng nama baiknya.
Kembali terjadi dengan sadar, seorang pemuda yang menjadi pembalap meninggal dunia usai kecelakaan di jalan raya, dalam kegiatan balap liar yang terjadi malam hari.
Tentunya ini bukan hal yang pertama kali terjadi. Sudah banyak kejadian yang telah memakan korban jiwa, serupa dengan kejadian ini. Nama-nama pembalap muda, yang memiliki bakat hebat harus menutup usianya lebih cepat.
Kali ini nama tersebut harus menimpa Eggies Kartiwan. Dirinya tewas dalam kecelakaan yang berlangsung dalam kegiatan balap liar dini hari, pada beberapa hari yang lalu.
Tentunya ini menjadi sorotan penting, untuk berbagai pihak yang berperan penting di wilayahnya. Sebagai salah satu pihak yang berada di teritorial kejadian, Bodisa Motor Sport, sangat amat menyesalkan dan menyayangkan kejadian tersebut.

“Ini bukan kejadian pertama kali. Sudah banyak nama yang terjadi, dari Sultan Achild, Irfan, Dennis Kancil, hingga terakhi Andre. Sedih masih harus terulang kembali lagi saat ini,” terang dari Haji Bahrudin selaku pentolan Bodisa Motor Sport langsung kepada Penulis.
Haji Bahrudin sangat geram dengan terulangnya insiden ini. Pasalnya dirinya merasa sia-sia dengan apa yang telah diupaya dan dibuatnya selama ini.
“Padahal event selalu kami usahakan terus berlanjut meski bukan hal yang mudah. Lalu untuk menampung seluruh keinginan balap, kami adakan agenda rutin setiap minggunya. Capek rasanya untuk selalu memperingatinya,” tandas dari Haji Bahrudin selaku KONI Tangsel dan mantan Ketua IMI Harian Tangsel.
Perlunya kesadaran diri tinggi, akan hal menghindari kegiatan balap liar. Bukan hanya itu saja, tapi dibarengi dengan kerja sama yang baik untuk dapat tidak melakukan kegiatan seperti itu kembali. Tentunya agar kejadian ini sudah tidak terulang kembali.




