OtomotifZone.com – Bogor, Gelaran Eshark Rok Cup Indonesia Putaran 6 yang berlangsung pada 5–6 September 2026 di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat, harus menghentikan sementara rangkaian balapan pada Minggu (6/9).
Penghentian ini terjadi akibat abu vulkanik dampak erupsi Anak Gunung Krakatau yang mulai turun di kawasan sirkuit. Jika pada Sabtu (5/9) seluruh rangkaian balapan dapat berjalan aman, kondisi berbeda terjadi pada hari kedua.
Abu vulkanik yang menempel di permukaan aspal dan beterbangan ketika dilewati peserta membuat jarak pandang terganggu. Kondisi tersebut terlihat saat pagi hari ketika salah satu kelas sempat menjalani sesi di lintasan. Namun, balapan langsung dihentikan setelah abu kembali beterbangan dan dinilai berpotensi membahayakan peserta.
Melihat kondisi tersebut, jajaran juri kemudian memanggil seluruh tim untuk melakukan rapat dan membahas langkah terbaik terkait kelanjutan kompetisi.
Hasil rapat memutuskan bahwa balapan dihentikan sementara hingga pukul 10.00 WIB. Jika setelah batas waktu tersebut abu vulkanik tidak lagi turun, balapan berpeluang kembali dijalankan dengan terlebih dahulu melakukan proses pembersihan lintasan.
Menariknya, upaya membersihkan sirkuit tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia. Para tim juga menunjukkan kekompakan dan siap ikut membantu, termasuk mendatangkan mobil pemadam kebakaran untuk menyiram serta membersihkan abu vulkanik yang berada di lintasan.
Panitia pelaksana event, Mba Ade, menjelaskan bahwa proses pembersihan tidak bisa dilakukan sembarangan karena karakter abu vulkanik berbeda dengan debu biasa.

“Ini abu silika harus disiram dengan air mengalir. Kalau cuma disiram biasa atau tidak mengalir akan membuat licin lintasan. Kita akan siram dengan pemadam kebakaran dengan catatan kalau abu tidak turun lagi,” ujar Ade.
Langkah tersebut menjadi bentuk keseriusan seluruh pihak agar kompetisi tetap bisa dilanjutkan apabila kondisi sudah benar-benar aman dan kondusif.
Kekompakan juga mendapat respons positif dari perwakilan tim. Riadi Purnama menyampaikan bahwa para manajer tim siap membantu apabila proses pembersihan lintasan memang harus dilakukan bersama-sama.
“Saran saja. Saya rasa rekan-rekan manajer siap membantu,” ujar Riadi.
Dengan demikian, nasib kelanjutan Eshark Rok Cup Indonesia Putaran 6 masih menunggu perkembangan kondisi hingga pukul 10.00 WIB. Jika abu vulkanik sudah berhenti turun dan lintasan berhasil dibersihkan serta dinyatakan aman, balapan akan kembali dijalankan.
Sebaliknya, apabila kondisi belum memungkinkan, faktor keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama sebelum mengambil keputusan lanjutan.
