BerandaNewsAbu Anak Krakatau Kepung Sentul, Eshark Rok Cup Terancam Batal?

Abu Anak Krakatau Kepung Sentul, Eshark Rok Cup Terancam Batal?

OtomotifZone.com – Bogor, Ajang balap Eshark Rok Cup Indonesia Putaran 6 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9), terpaksa dihentikan sementara akibat abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau.

Hari pertama yang berlangsung Sabtu (5/9) sukses digelar. Namun, memasuki hari kedua, kondisi lintasan mulai terganggu setelah abu vulkanik turun cukup tebal di kawasan sirkuit.

Sejak malam hari, abu vulkanik sebenarnya sudah mulai terlihat turun. Akan tetapi, pada Minggu pagi kondisinya sempat tidak terlalu terlihat. Situasi berubah ketika sesi Warm Up kelas pertama dimulai. Abu vulkanik terlihat turun semakin banyak hingga membuat jarak pandang di lintasan terganggu.

Race Director Eshark Rok Cup Putaran 6, Renzi Latumahina, menegaskan bahwa abu tersebut bukan debu biasa dan berpotensi mengganggu kesehatan pebalap maupun seluruh kru yang berada di sirkuit.

“Jadi ini sebenarnya bukan debu biasa. Ini bentuknya tebal dan tajam. Tidak mungkin balapan ini pakai masker dan kacamata. Kalau masuk mata perih,” ujar Renzi.

Menurut Renzi, keselamatan menjadi pertimbangan utama. Pihak Race Direction tidak ingin memaksakan balapan apabila kondisi masih berbahaya.

“Yang paling terjelek kalau ini tidak mendapatkan jalan keluarnya, kita terpaksa untuk hentikan balapannya. Kesehatan semuanya kita pentingkan. Nilai apa arti menang dan juara kalau kita kena bencana kesehatan,” tegasnya.

Pihak penyelenggara juga akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan arah angin melalui informasi dari BMKG. Jika arah angin membawa abu vulkanik menuju Sentul dan kondisi lintasan tetap tidak aman, keputusan tegas akan diambil.

Pukul 10.00 WIB menjadi batas waktu penentuan. Jika hingga waktu tersebut kondisi abu vulkanik masih tidak memungkinkan untuk balapan, maka rangkaian balapan Eshark Rok Cup Putaran 6 akan dibatalkan.

“Kita tunggu satu jam atau sampai jam 10. Kalau tidak memungkinkan kita akan berhentikan. Tapi kalau jam 10 sudah berhenti, kita akan mengundang para tim lagi bagaimana keputusannya,” jelas Renzi.

Keputusan tersebut tentunya akan menjadi pilihan sulit, mengingat seluruh pebalap telah mempersiapkan diri untuk menjalani putaran keenam. Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dibanding memaksakan jalannya kompetisi dalam kondisi yang berisiko.

Jika abu vulkanik tak kunjung mereda hingga pukul 10.00 WIB, Eshark Rok Cup Putaran 6 siap dihentikan dan dibatalkan demi keselamatan seluruh peserta.

Must Read