Beranda Mobil Mobil Baru Baleno Hatchback Makin Lengkap Dengan Fitur MID

Baleno Hatchback Makin Lengkap Dengan Fitur MID

0
2707

OtomotifZone.com – Jakarta. Sejak diperkenalkan tahun 1996, Suzuki Baleno telah mengunggulkan kenyamanan serta inovasi, demi menyajikan kenikmatan berkendara. Tradisi tersebut terus hadir dengan kombinasi inovasi, serta eksklusivitas pengendara di ruang kokpit.

Meski kini Baleno bertransformasi sebagai ‘The Complete Hatchback’. Baleno hatchback menjadi jajaran terbaru PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang dipasarkan di Indonesia. Tampil jauh berbeda berkat desain eksterior Liquid Flow, dan kemewahan melalui garnish chrome yang menyebar. Mulai dari grille, pegangan pintu serta rear garnish.

Mobil dengan 6 (enam) pilihan warna, yaitu Solid Fire Red, Premium Urban Blue, Arctic Blue, Premium Silver, Midnight Black dan Met Granite Grey ini mengandalkan platform generasi terbaru ‘HEARTECT’. Menghadirkan performa kendaraan yang mendasar, tak hanya ringan, juga lebih kokoh.

Strukturnya kini lebih andal, bahkan ketika menyerap benturan. Bobot ringan yang diandalkan HEARTECT berdampak pada efisiensi penggunaan bahan bakar. Bagian suspense disempurnakan, membuatnya minim suara dan vibrasi. Peranti suspensi yang ringan mampu bersinergi dengan sasis, meningkatkan respon kemudi, dan lebih mudah dikontrol.

Tak ketinggalan fitur Suzuki Total Effective Control Technology (TECT), berupa keselamatan standar, melindungi penumpang ketika terjadi benturan. TECT ini bekerja meredam benturan dengan baik, meski materialnya berbobot ringan.

Keyless Entry memungkinkan pengendara mudah mengakses ke kabin, tanpa perlu tekan tombol pada remote. Remote yang terdapat dalam tas berfungsi membuka pintu, bila jaraknya sekitar satu meter. Bahkan saat nyalakan mesin, pengendara cukup menekan tombol Engine Start Stop di dashboard.

Baleno Hatchback berdimensi panjang 3.995mm, lebar 1.745mm dan tinggi 1.510mm, dengan jarak sumbu roda 2.520mm. Hadirkan Multi Information Display (MID), sebuah fitur yang lebih informatif bagi pengendara. Sebelum melaju, pengendara bisa mengecek pada keempat pintunya.

Konten pada fitur MID ini diantaranya indikator pintu, tampilan jam, consumption, driving time mode dan lainnya. “After re-fuel bisa me-reset sendiri. MID bisa mengubah setingan temperatur dari Celcius ke Fahrenheit, begitu sebaliknya. Anti maling juga bisa diaktifkan melalui fitur MID ini,” ujar Yulius Purwanto, Head of Product Development PT SIS.

Indikator fitur MID bisa dilihat di layar dashboard dekat setir, ada gambar Suzuki Baleno dari belakang. Umumnya default berwarna putih, namun bisa di customize menjadi berwarna biru, merah dan abu-abu. “Kami meletakkan memory card di fitur MID untuk menyimpan setiap tindakan yang dilakukan pengendara,” ucap Yulius.

Auto Climate Control memudahkan segera mendapat tingkat kesejukan kabin. Bahkan tak sekadar mendinginkan, namun juga bisa menyesuaikan tingkat kehangatannya ketika melalui daerah bersuhu terlalu dingin.

Bila pengendara ingin tahu lebih kekuatan mesinnya, mode bisa dipilih untuk mengetahui torsi dan tenaga. Sehingga pengendara bisa lebih kuat berakselerasi atau ingin lebih irit bahan bakar. Meski bisa pula memilih mode average fuel consumtion & driving range. Bisa lebih tertera seirit apa Baleno ingin dilajukan.

Sedangkan apabila pengendara ingin tahu tingkat efesiensi bahan bakar, bisa juga melalui fitur MID. Selain itu ada juga mode untuk mengetahui seberapa lama berkendara. Bila ingin tampil elegan, bisa pula memilih tampilan jam seperti analog.

Mesin berkode K14B dengan penggerak roda depan menjadi andalan, sama halnya dengan Ertiga bensin dan Ciaz Sedan. Merupakan empat silinder segaris, DOHC, VVT berkapasitas 1.373 cc. Tenaga yang dikerahkan dari mesin mencapai 92,4 PS pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.200 rpm. Disuguhkan dua pilihan transmisi, yakni otomatis dan manual.

Transmisi otomatis disediakan untuk mereka yang ingin praktis dalam berkendara, namun tak mengurangi efesiensi bahan bakar. Sebab masih tercatat di kisaran jarak tempuh 20,66 km/liter. Ada pun transmisi manual lima percepatan, disuguhkan dengan tingkat efesiensi bahan bakar lebih baik yakni 22,17 km/liter.

Bagi pengendara dan penumpang depan, sudah disiapkan Dual SRS Airbag. Ketika ngerem mendadak, ban takkan terkunci. Berkat Antilock Braking System (ABS), memungkinkan pengendara mengarahkan kendaraan menghindar dari rintangan.

Ditambahkan Yulius Electronic Brakeforce Distribution (EBD) membuat pengereman lebih efektif dan lebih pendek. “Selain itu adanya Brake Assist (BA) juga membantu pengendara lebih ringan menekan pedal rem,” ungkapnya.

Naskah & Foto : Alun Segoro

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses