OtomotifZone.com – Bali. Masyarakat Indonesia selama ini dikenal sebagai konsumen kendaraan roda dua dan roda empat terbesar di dunia. Pabrik – pabrik otomotif kelas dunia pun berlomba – lomba membuka berbagai gerai bisnisnya di Indonesia. Namun sayang hingga kini Indonesia belum memiliki sirkuit yang bisa menampung event – event otomotif kelas dunia. “Selama ini kita hanya “dilewati” oleh event – event tersebut. Contoh event F1 setelah seri Australia dilanjutkan seri Malaysia, coba kalau kita punya sirkuit jeda waktu yang ada pan bisa bikin seri di Indonesia” kata Tinton Soeprapto mantan pembalap nasional, pemilik Sirkuit Sentul. Hal tersebut disampaikan Tinton Sabtu (15/3) ketika meninjau lahan milik Provinsi Bali yang ada di daerah Pekutatan Kabupaten Jembrana. dalam kunjungannya Ayah Ananda Mikola ini didampingi oleh Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan, Ketua Koni Tono Suratman, Sekjen Koni E.F. Hamidy, Ketua Koni Bali Ketut Suwandi,perwakilan Pemprov Bali dan pejabat Pemkab Jembrana.
Tinton menambahkan Indonesia sudah selayaknya memiliki sirkuit yang bisa menggelar event kelas dunia. “Dan saya ingin sirkuitnya ada di Bali, di Jembrana. Dan Bali sudah seharusnya miliki sirkuit Internasional. Selama ini banyak pembalap kelas dunia yang ingin balapan di Bali, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo pun pernah mengutarakan keinginan balapan di Bali. Ya sudah sepatutnya Bali harus punya sirkuit Internasional.” ujarnya. Beliau juga mengatakan tujuannya ke Jembrana untuk meninjau lahan milik Pemprov Bali ini berharap agar Gubernur Bali sebagai pemilik lahan bisa memuluskan jalannya pembangunan sirkuit tersebut dengan memberi ijin. “Dan jika tidak ada halangan dalam tiga tahun sirkuit sudah bisa terwujud. Dan tentunya legalitasnya harus beres” tambahnya.
Sementara itu Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan mengatakan dukungannya terhadap pembangunan sirkuit tersebut. “Tentunya saya sebagai Wakil Bupati sangat mendukung terlebih lagi Jembrana selama ini merupakan peringkat ke lima jumlah pendududuk miskinnya di Bali. Dengan dibangunnya Sirkuit di Jembrana, tentunya selain untuk pemerataan pembangunan diharapkan bisa mengentaskan kemiskinan di Jembrana. Namun tentunya pembangunan harus seijin Pemprov Bali sebagai pemilik lahan dan besar harapan kami bisa dibantu oleh Pak Gubernur”kata Kembang.
Di sisi lain Ketua Koni Tono Suratman juga menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan Sirkuit di Jembrana.”Kami dari Koni tentunya sangat setuju dengan pembangunan Sirkuit di Jembrana. Nantinya Jembrana akan jadi Pusat Motosport, Tourisme dan Culture.”ujar Tono.
Pemprov Bali memiliki lahan seluas 1132 hektar dan rencananya Tinton membangun Sirkuit dan Infrastruktur pendukungnya seluas 125 Hektar.
Penulis : Gede Adisuta | Foto : Gede Adisuta




