OtomotifZone.com – Bandung. Nitrogen merupakan unsur umum dialam semesta . Bila kita cek di table periodik unsur gas Nitrogen memiliki lambang N. Gas Nitrogen banyak dimanfaatkan diberbagai bidang kehidupan sehari-hari seperti ban kendaraan, makanan, industi perminyakan dan rumah sakit, setiap hari manusia bernapas menghirup berbagai kandungan gas, salah satunya adalah Nitrogen. Nitrogen faktanya merupakan molekul terbesar terdapat diudara tetapi memiliki massa jenis yang lebih ringan dibandingkan oksigen, kering, tidak mudah terbakar, stabil pada perubahan temperatur dan tekanan.

Penggunaan gas biasa dapat menyebabkan kendaraan tidak stabil dan bila digunakan jangka panjang dapat mengurangi umur ban dikarenakan tekanan didalam ban berubah-ubah terhadap suhu, selain itu gas biasa mengandung air yang bisa menimbulkan karat pada velg.
Karena hal tersebut perusahaan berlabelkan Green Nitrogen menyediakan jasa pengisian gas Nitrogen pada ban yang mengklaim bisa menutupi kekurangan dari penggunaan gas biasa. Green Nitrogen ini kita bisa banyak jumpai di stasiun pengisian bahan bakar pertamina. Secara teoritis dan empiris ban yang diisi gas Nitrogen dapat memberikan kestabilan kendaraan, memperpanjang umur ban dan velg.
Banyak gosip mengenai penggunaan gas nitrogen pada ban ini, salah satu gosipnya yaitu ban motor yang telah diisi nitrogen bila tidak digunakan pada waktu yang lama dan digunakan dikondisi hujan gas nitrogen dapat menyusut. Hal ini tidak benar dan dibantah langsung oleh Mr Adang Wijaya selaku manajemen Green Nitrogen. “Ban yang menggunakan nitrogen bermolekul besar dan kecil kemungkinan mengembang dan menyusut pada saat temperature naik maupun turun. Jadi seharusnya nitrogen dapat lebih lama menyusutnya dibandingkan angin biasa,” ujar Mr. Adang.
Jangan lupa ketika mengisi Nitrogen pastikan ban yang telah diisi gas biasa dikeluarkan terlebih dahulu hal ini wajib dilakukan dan pasti disarankan oleh operator jasa pengisian gas nitrogen.
Penulis : Jody Rusli | Foto : Jody Rusli

