OtomotifZone.com – Babel. Sebagai wilayah kepulauan di Indonesia, kondisinya memang sering terbelenggu masalah transportasi laut. Begitu juga yang dialami provinsi Kepulauan Riau dan Bangka Belitung. Bila menggelar kejuaraaan balap di kedua daerah tersebut, pembalap luar berat untuk hadir. Tentunya kendala utama masalah tingginya biaya transportasi menuju sirkuit.
Begitulah yang terjadi di Bangka Belitung belakangan ini. Padahal beberapa tahun lalu cukup intens kejuaraan digelar. Paling banyak event road race dari 2009 sampai 2015. Bahkan Yamaha Cup Race pun rutin diadakan. Sayang kini di tahun 2016 mulai sepi.
Sejak awal tahun, baru ada event Road Race Piala Walikota pada 28-29 Mei di Pangkalpinang kerjasama dengan Xtreme Otomotif Club Pangkalpinang yang diprakarsai oleh Walikota Pangkalpinang dan Adi Sarphio selaku Ketua Umum Xtreme Otomotif Club sebagai pengusung event.
Menurut Andre Surya Kusuma, Sekretaris Club Xtreme, bahwa club ini pada November 2016 nanti sudah lebih dari 1 dekade berkiprah di otomotif. “Kami berharap di Pangkalpinang ada sebuah sirkuit road race yang representatif untuk pembalap di Babel ini,” harap Andre.
“Tahun 2016 ini memang sangat minim sekali dalam penyelenggaraan event road race di Babel. Tidak seperti grasstrack maupun drag bike yang lumayan banyak. Maka itu IMI Babel sudah beberapa kali melobby Gubernur serta Walikota dan Bupati untuk dapat menyediakan tempat balapan road race,” sebut Tetranto Achirman, Ketua Pengprov IMI Babel.
Yap! Perlu dicatat, Babel sebenarnya punya potensi racer handal. Pembalap kategori seeded yang biasa tampil di kelas MP1 dan MP2 ada Hendry Hiryanto rider Pangkalpinang dari tim Bassoka dan Riko Ceper racer Bangka Selatan dari SCM Racing Team.
Sementara pembalap kategori Pemula A setidaknya ada 4 nama perlu diperhatikan, antara lain Gunawan Asia asal Air Gagas dari POI A2 Racing Team, Putra Novandra dari Sungailiat yang berada di bawah naungan Tristam Racing, lalu Yopa Nadika asal Tobaali yang direkrut JRT 88 KONI Bangka Selatan, serta Miludot dari Muntok di bawah bendera tim Wedi 21 Rizky Pancing. Akankah karier balap mereka terhenti karena minusnya event road race di Babel?
Belakangan angin segar berembus. “Alhamdulillah, usulan kita mendapat respon dari salah satu petinggi pemerintah di Babel. Insya Allah dapat terwujud Babel akan memiliki sirkuit,” senang Anto, sapaan akrab Tetranto Achirman. Mantap!
Penulis: Noverry Darwin | Foto: Wahyu Creative Photo

