OtomotifZone.com –Pangandaran. Bikin kecewa peserta luar daerah. Kelas kontroversial sejak tahun lalu bikin ribet terus. Kelas Bebek standar seri 2 Kejurnas Grasstrack Region 2 di sirkuit MD Ciparay, Sindangsari, Cimerak, Pangandaran 23-24 April 2016 kemarin Nol Point. “Dikarenakan peserta yang lolos scrut Cuma 3 pembalap. Hamper 80% tidak sesuai aturan buku biru yang menyangkut As- Shock belakang harus seperti standar. Bukan model jepit.” Kata Iwa Kusdinar, prugas IMI yang ngawasi kemarin. Lha apa nggak dapat info ya.. Kabar yang berhembus sosialisasi sudah sejak tahun kemarin bahwa bebek standar 2016 bagian dudukan shock belakang dilarang pakai model jepit.

“Ya saya sudah tahu mas harus model seperti itu. Tapi kami masih ragu mau rubah, aturannya bener gak harus gitu. Takutnya berubah lagi,” kata Hendra ML pembalap pemula dari Pangandaran. Mereka takut aturan seperti 2015. Katanya Jok dan Shock depan harus seperti standar, baru tengah seri ternyata jok boleh modif dan shock boleh pakai kendaraan lain. Tapi setidaknya mereka kan sudah tahu kabar dari seri 1 kalau dudukan shock belakang harus model seperti standar. Ini yang bikin kecewa tim yang sudah memulai dari seri 1 kemarin.

“Rangka saya sudah tak rubah sejak Seri 1. Malam minggunya sebelum balap, gak taunya Jabar nggak siap,” kata Prima PP yang ogah daftar di kelas bebek standar pemula. “Mau ikut ke seri 2 dadakan juga karena dudukan shock model standar tetep lanjut. Bikin dudukannya kemarin lembur, biar bisa balap. Eh malah sampai sini tidak ada point.” sesal Disman Ardiyanto, seri kemarin memang bikin kecewa gemes.
Pihak IMI mengharapkan seri 3 siap dengan perubahan tersebut, biar tidak batal point lagi.
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

