Beranda Racing Roda 2 Bhayangkara Cup Road Kendari Sukses Digelar, Faktor Safety Menjadi Prioritas

Bhayangkara Cup Road Kendari Sukses Digelar, Faktor Safety Menjadi Prioritas

0
269
Lintasan lurus rapi, pembalap tidak takut ada penonton menyebrang

OtomotifZone.com-Kendari. Sungguh sebuah gelaran yang memeras banyak planning apabila sebuah event road race digelar difasilitas umum aktif seperti terminal maupun jalan raya, dan event Bhayangkara Cup Road race Championship Ud. Frica jaya motor 2022 Kendari menjadi event pembuka diawal bulan Juli tahun ini mampu memberikan suguhan event berkelas.

Meski banyak area sangat terbuka luas bagi penonton tak beraturan lalu lalang disetiap lintasan, namun event yang usai digelar Sabtu-Minggu ini, tepatnya 2-3 Juli 2022 di sirkuit non permanen terminal aktif Baruga kota Kendari mampu menepis anggapan tersebut, panitia mampu mengeliminir ketidak beraturan penonton dengan memberi sekat tegas sepanjang track lurus dari tikungan terakhir hingga tikungan pertama super rapi.

Astin Abus, ketua penyelenggara.

Lintasan jalur bus antar daerah dan kota diwilayah Sulawesi Tenggara ini disulap menjadi sirkuit dadakan yang menyuguhan adu kebut tanpa terhalang penonton, BRC atau baricade kokoh disisi kanan kiri sepanjang lintasan kurang lebih 230 meter ini lowong dan sangat luas tanpa ada kepala maupun kaki penonton yang membuat ragu para pembalap bermanuver berebut posisi, lepas start hingga bendera finish dikibarkan race by race, nampak rapi dan super tertib, pembalap bebas melambung lawan (overtake) bahasa asli Sultra saat pembalap mengambil alih posisi, ditrack lurus super aman ini menjadi spot ideal pembalap bermanuver.

Full barikade memang diawali dievent Kolaka beberapa minggu sebelumnya sepanjang kanan kiri track lurus, dan Bhayangkara Cup pun menyempurnakan menjadikan safety menjadi prioritas, jalur lintasan bus terlihat sangat luas karena pemasangan barikade mundur 75 cm dari bahu jalan dan trotoar membuat track menjadi clear.

Petugas lintasan sigap mengeringkan sirkuit

kesigapan panitia juga terlihat saat lintasan tergenang air karena guyuran hujan, petugas lintasan sigap menyapu dan mengeringkan lintasan basah dengan sapu dan alat lainnya, ini yang juga membuat race by race digelar tanpa hambatan, kecuali saat adzan sholat dan isoma.

“saya sangat mengapresiasi event ini, sirkuit dengan pemasangan pagar sepanjang track lurus membuat rasa aman dan nyaman pembalap, kemasan event rapi, factor safety memang sangat diutamakan oleh panitia, kami dari Polres kota Kendari bekerja sama dengan IMI Sulawesi Tenggara membuat event sebagai ajang cari bakat dan bibit baru generasi muda Kendari dan Sultra, manfaatkan event resmi menjadi ajang cari prestasi, bukan balap liar dijalan yang sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain, mau berprestasi, ayo ikuti event resmi”, papar Kombes.Pol M. Ek Fathurrahman, SH, SIK, Kapolres Kota Kendari.

Kiri-kanan : Feri Fadhli (ud.Frica jaya motor), Kombes Pol M, Eka Fathurrahman, SH, SIK dan Astin Abus

Barakati Event organizer, sebagai club penyelenggara memang sangat jeli saat sebelum menggelar event ini, kekuarangan dievent sebelumnya menjadi acuan dan refrensi, bagaimana bikin event yang benar-benar bisa menjadi tontonan dan tuntunan, “Alhamdulillah event yang dipersiapkan hanya 1 bulan berjalan lancar, meski 3/4 race diguyur hujan, namun jalannya race berjalan lancar, penuh kompetisi, sportif dan sukses, kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mensupport kegiatan ini, barikade kami pasang full sepanjang track lurus adalah prioritas kami agar kompetisi berjalan seru dan sportif”, tegas Astin Abus, ketua penyelenggara, diamini Feri Fadhli, salah satu sponsor kegiatan.

Dukungan IMI Sulawesi Tenggara yang diwakili pengawas lomba juga sangat bersyukur event berjalan tertib, lancar dan sukses, 3 juri pengprov sepakat, “event ini menjadi pencanangan baku agar kedepannya event road race atau apapun jenis kompetisinya, barikade harus diterapkan, terbukti, sirkuit terminal Baruga yang super terbuka namun tetap tertib, karena kanan kiri sepanjang lintasan lurus barikade kokoh membatasi penonton untuk tertib, tidak ada lalu lalang penonton yang menghambat jalannya race, sehingga race berjalan lancar, salah satunya karena barikade terpasang utuh tanpa diterobos penonton”, kompak Anwar Mundu, Ali Rizki dan Dwi Silo, 3 pengawas lomba pengprov.

Juri Lomba, COC dan RC, Kiri-kanan : Dwi Silo, Ali Rizki, Achika Sungkar, Doding dan Anwar Mundu

Rapinya gelaran tidak lepas dari persiapan matang penyelenggara, faktor safety menjadi prioritas utama penyelenggaraan, karena keterbatasan sirkuit dadakan dari sektor keamanan dan kenyamanan menjadi point utama penyelenggara.

Jika pemasangan BRC atau barikade menjadi sebuah keputusan baku dan menjadi regulasi baru di pengprov IMI Sulawesi Tenggara, dijamin sirkuit pasar senggol sekalipun, akan terlihat rapi dan menyuguhkan race dengan keamanan tinggi.

Maju terus otomotif Sulawesi Tenggara.