OtomotifZone.com – Madiun. Ajang balap motor yang bertitel BHAYANGKARA ON ROAD WALIKOTA CUP FDR – GEONERATION RACING Championship 2019 ikut menandai harlah Madiun ke 101 sekaligus jelang HUT Bhayangkara ke 73. Keseruan ajang balap motor yang digelar di Jalan kembar Mastrip kota Madiun itu (23/6) juga menyaksikan duel beberapa pebalap demi membela standing poin, daerah masing – masing maupun tim balapnya. Disisi lain benarkah jadwal ini adalah jadwal dadakan. “ Sebenarnya jadwal tgl 23 ini untuk jadwal kota Nganjuk, tetapi bertepatan dengan hari jadi Madiun ke 101 th dan sekaligus menandai hari Bhayangkara ke 73 yang nanti jatuh tgl 1 Juli. Kita hibur sekalian kota Madiun dan sekitarnya “ jelas Frangky Laurens pihak penyelenggara.

Menandai HUT Bhayangkara ke 73 menurut Kasatlantas Polres Madiun kota, bahwa balap motor kali ini sebagai salah satu kalender dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73. “ Usai kemarin awal bulan kalender juga diisi pertandingan bola Volly dari anggota Polisi di satuan fungsi dan lima Polsek se kota Madiun untuk menandai HUT Bhayangkara ini “ terang Ajun Komisaris polisi Affan Priyo Wicaksono Kasatlantas Madiun Kota

Menyimak perolehan standing poin kelas Rocky (Pemula B) hingga seri ke 3 ini nama Ikrom Gaza tim Gazslor asal Tulungagung masih memimpin klasemen sementara. Disusul Farrel Ramadhani asal Tulungagung. Dikelas Rocky ini keduanya boleh dibilang hanya posisi lima besar. Karena Benaya Fareel tim Rojokoyo Sragen di MP5 tercepat. Sedangkan di MP6 Aldan mengambil alih posisi teratas, yang sebelaumnya disusuki Ikrom. Namun untung tak dapat diraih dan malang takbisa ditolak, mesin Honda Blade Ikrom rontok crankcase nya hingga kudu duduk manis jadi penonton. “ Sejauh ini tim kami jarang bermasalah pada mesin bahkan hingga crankcase pecah, namun ini nyata terjadi tinggal mau apa lagi . kemungkinan seri selanjutnya pakai motor spek MP6 cadangan “ ucap Dimas tuner tim Gazslor

Dikelas wanita sempat terjadi duel sengit antara Salsabilla versus Suci Muliyani. Keduanya saling menjaga reputasi sebagai pebalap matic cewek Jatim. Salsabilla diuntungkan motor kencang tim Firzal Ivo Earling Blitar itu tak terkejar hingga putaran terakhir. Sedangkan Suci Muliyani , Dyan Primitha dan Fitri mengejar ketertinggalan. Hingga putaran terakhir , Billa sukses terdepan tak terkejar oleh rival nya. Soal prestasi sementara ini Salsabila tercepat yang di susul Suci Muliyani. Rider kawakan wanita Dyan Primitha kali ini batal sebagai rider Privater tercepat. “ Motornya sudah waktunya repair kayaknya “ sesal Mitha #12. Selamat bagi para pebalap Jatim.
Penulis dan Foto : DIKi
Baca Juga : http://otomotifzone.com/2019/06/24/bhayangkara-on-road-racing-walikota-cup-fdr-neo-generation-2019-madiun/



