OtomotifZone.com – Bandung. Mengoptimalkan sebuah komponen didalam mesin kompetisi/balap itu bisa di bilang susah susah gampang. Seperti yang di alami team Bill Speed Wahana Baru Krisna Adi. Team asal bandung yang kemarin pasca event drag bike Indramayu memecahkan rekor sendiri di kelas Matic 200 Tune-up.
Sebelumnya mempunyai rekor best time 7.4 detik. Namun saat kemarin best time milik sendiri ini dipatahkan kembali menjadi 7.3 detik lewat pembalap M. Dhiba di sirkuit Non Permanen Bumi Patra. Sekilas perbedaan waktu 0,1 detik mungkin di anggap sepele oleh sebagian orang. Namun untuk sebuah motor balap yang sudah mempunyai konsistensi time memperlukan perjuangan yang bisa di bilang tidak mudah untuk mematahkan rekor time itu sendiri.

Selidik punya selidik ternyata terpangkasnya waktu 0.1 detik ini ternyata ada di beberapa bagian part yang di optimalkan kembali. Muhamad Farid (Popo) selaku Chief Mekanik team ini membeberkan formula terbaru di mesin gacoan nya. Pengoptimalan Camshaft baru kemudian di sempurnakan oleh Knalpot adalah menjadi kunci suksesnya.
“Saya coba Cam dengan durasi yang sama namun lift di lebihkan 0.4mm dari sebelumnya. Dan di tambah sekarang saya terapkan juga pipa knalpot yang agak besar dari sebelumnya,” ungkap Popo sambil menunjukan bagian part yang ia yakinin sakti mandraguna.
Noken as terbaru ini memiliki durasi 276 derajat. Dengan bukaan in yang di atur di angka 32-64 dan out 63.5-31.5 dengan tinggi lift 11.3mm membuat ritme mesin semakin meraung tinggi tanpa ada jeda power yang terbuang sia sia.
Vocal suara knalpot pun terdengar lebih powerfull dari sebelumnya. Ini menunjukkan kekuatan mesin yang 100% teroptimalkan dengan baik. Knalpot berlabel RCB yang kini semakin booming di kalangan motor Matic Drag Bike menjadi pilihan Popo untuk menyempurnakan setingan motornya.
“Knalpot punya peran penting 20% dari power yang di hasilkan mesin. Jadi saya ga main-main buat milih knalpot. Maklum knalpot kan penyalur power motor paling akhir,” kekeh bapak 1 anak ini.
Pria yang di kenal ramah dan mudah untuk di ajak tukar pikiran soal mesin ini pun menambahkan, “Jangan lupa finishing touchnya. CVT juga jangan di anggap remeh,” sambil menunjukkan bagian rumah roller yang di bubut 13.5 derajat berkombinasi dengan roller 8-7 gram membuat motor Mio 200 berkelir putih ini melaju lebih dari sebelumnya.

Dengan 2 part yang di riset ulang ini, membuat M.Dhiba pembalap asal Cikarang menjadi tak terkalahkan di kelas Matic 200 Tune-Up . “Motornya lebih enak dari pada kemarin. Sekarang gejala spin pun agak berkurang karena motor ga perlu di buka gas banyak sewaktu start,” kata Dhiba yang sekarang ini masih duduk di kelas 2 SMA.
Tak ayal peringkat pertama pun di sabet oleh team Bill Speed Wahana Baru Motor Krosma Adi kemarin dengan perolehan time 7.3 Detik. Rencananya tahun 2016 Team ini akan memberikan Kejutan, Time 7,1 menjadi incaran team ini. terlebih bergabungnya Krisna sebagai salah satu sponsor utama dari team ini membuat kepercayaan diri team semakin kuat dalam pemecahan rekor nasional di kelas matic 200 Tune-Up di Indonesia. Wah mantap nih, kita tunggu pemecahan rekor nasionalnya. Mantab !
Penulis : Arfiadi | Foto : Arfiadi



