OtomotifZone.com – Semarang, Gelaran perdana Black Dragbike 2026 sukses mencatatkan angka partisipasi yang luar biasa. Event yang digagas oleh Genta Autosport ini berhasil menyedot lebih dari 600 starter, membuktikan daya tarik kompetisi ini tetap menjadi salah satu yang paling bergengsi di tanah air.
Ada yang berbeda pada musim 2026 ini. Penerapan regulasi terbaru yang mewajibkan penggunaan bahan bakar Pertamax Turbo serta aturan bebanan (timbangan) menjadi tantangan baru bagi seluruh peserta. Meski aturan diperketat, antusiasme justru meningkat tajam, terutama di kelas-kelas poin utama yang jumlah pesertanya melonjak dibanding tahun lalu.
Konsistensi Genta Autosport dalam mengemas event berkualitas membuat Black Dragbike diprediksi akan menjadi standar baru bagi gelaran balap lurus di level nasional. Persaingan yang lebih kompetitif membuat atmosfer di lintasan semakin memanas.
Wildan Anharu, pembalap seeded yang turun di perebutan poin utama, memberikan apresiasi tinggi terhadap kemasan event seri pertama ini.

”Kami sangat senang dan menikmati adanya event bergengsi dan berkelas seperti ini. Selain kompetisi, event ini menjadi tolak ukur bagi kami untuk menentukan arah riset motor selanjutnya akan seperti apa,” ungkap Wildan.
Hal senada diungkapkan oleh pembalap asal Jawa Timur, Deby AP. Menurutnya, kuantitas peserta di kelas poin yang rata-rata mencapai lebih dari 15 starter per kelas membuat jalannya balapan jauh lebih menantang.
”Kelas-kelas poin sudah lebih dari 15 peserta, artinya persaingan jadi lebih ‘greget’. Ini juga menjadi ajang bagi para mekanik dan pembalap untuk mencari data, settingan, sekaligus evaluasi hasil riset di bawah regulasi baru,” jelas Deby.
Dengan suksesnya seri pembuka ini, Black Dragbike 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para pembalap untuk beradu kecepatan, tetapi juga menjadi laboratorium teknis bagi tim-tim besar dalam menaklukkan regulasi bahan bakar dan berat minimal yang baru diterapkan tahun ini.

