OtomotifZone.com – Pacitan. Ajang balap motor terbuka ber lebel Bupati Cup Roadrace 2019 Pacitan AE – Indonesia Automotive Club berjalan sukses (25/8). Meski demikian ada saja beberapa pihak yang berusaha memviralkan lewat status masing – masing Akun Chat pribadinya bahwa gelaran yang dihelat di pelataran Stadion Pacitan Jaya ini banyak menuai kontroversi dengan ditutupnya beberapa kelas perlombaan. Lah.. benarkah itu, lantas bagaimana pihak penyelenggara menyikapinya. Sebenarnya apa yang terjadi dan bermula dari apa. Pertanyaan – pertanyaan itu juga masuk pada akun crew OZ Jatim yang sedang bertugas di kabupaten paling ujung selatan barat daya Jawatimur ini. “ Sebenarnya banyak kelas yang batal terselenggara karena intinya kurang peserta, kita mengacu pada Buku peraturan pelengkap lomba yang disepakati di IMI jatim bahwa minimal 11 peserta terdaftar hanya 3 hadiah per kelas yang keluar seharusnya demikian , hanya beberapa crew tim balap menghendaki 5 kelas secara keseluruhan dikeluarkan, hasil briefing sepakat untuk ditutup saja kelas – kelas yang kurang peserta tersebut “ jelas Maulana Khusna Surindra selaku pihak penyelenggara pada Oz.
Nah terjawab sudah beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan pendaftaran dan hadiah peserta. Namun masih terganjal bahwa kelas yang memang di previewkan OZ kelas bergengsi yang berhadiah menggiurkan. http://otomotifzone.com/2019/08/21/jelang-bupati-cup-road-race-open-championship-2019-ae-indonesia-automotive-club-pacitan-hadiah-kelas-underbone-menggiurkan/
Kelas Under bone 125 cc mix yang ditunggu – tunggu baik pembalap dan penonton juga kurang peserta, itupun hanya beberapa starter lokal Jatim dan Jateng yang berpartisipasi. Motor- motor yang ber mesin 2 tak kapasitas standart 125 cc mesin tegak dan campuran ini memang masih jarang ada di Jatim. Namun malah pebalap Jatim yang berjaya dikelas ini, seperti Sakti Andre , Soffan , Ferry dan masih banyak lagi adalah sebagai ikon jawara kelas motor 2 tak build up tersebut. “ Jumlah peserta kurang memenuhi jelas kita batalkan , termasuk para rider 2 tak Jatim tersebut “ jelas Moy selaku COC.

Disadari memang kurang panjangnya trek di Sirkuit Stadion Pacitan ini membuat Bupati Pacitan Drs. H.Indartato,MM mengijinkan untuk memperpanjang trek lintasan dengan pengaspalan lahan parkir pintu masuk yang saat ini masih kondisi lantai batu paving. “ Jika ini di aspal maka trek lintasan roadrace bisa lebih dari 800 meter bahkan ada trek pola putaran baliknya menambah pola trek yang berbeda “ lanjut Maulana Khusna Surindra Ijin dari Bupati ini karena sirkuit semi permanen yang beberapa tahun lalu di pakai di kawasan alun – alun Pacitan sudah tidak memungkinkan lagi, dikarenakan peremajaan lokasi dengan diberinya garis – garis kejut dan Zona sekolah dengan tambahan pengecatan aspal yang menjadikan aspal semakin licin. Padahal trek Alun – alun Pacitan ini sudah pernah dijabani beberapa racer kawakan Jatim dan Jateng seperti Bima Octavianus, Adi AW , Alm. Denny Triyugo, Dilla dan masih banyak lagi. Semoga pembenahan trek ini menjadikan Pacitan adalah Kabupaten paling Barat Daya di Jawatimur masih penuli pada kegiatan otomotif Balap Motor.

Baca juga : http://otomotifzone.com/2019/08/26/hasil-kejuaraan-bupati-cup-roadrace-2019-pacitan/
Penulis dan Foto : DIKi




