OtomotifZone.com – Tulungagung, Seri awal Kejuaraan Nasional Dragbike se Region 2 Jawa dimulai di Tulungagung Jawatimur kemarin(26/3). Ajang bergengsi dragster se Jawa garapan BOLS club IMI pengprov Jatim tersebut bertajuk Bupati Cup Swallow Dragbike – Kejurnas Region 2 Jawa Putaran 1 mengambil sirkuit di Jalan A. Yani sisi barat. Sirkuit yang berada ditengah kota Tulungagung tersebut sebenarnya bukan baru, namun memakai sisi A.Yani menuju ke arah Barat. “ Jika pada biasanya kita memakai di Jalan A.Yani timur yakni depan Kantor Pem Kab Tulungagung ke arah timur, namun karena trek pengereman kurang panjang, maka di kejurnas seri 1 tahun 2017 ini berpindah ke arah barat hampir perempatan menuju kuto anyar “ terang AR.Mustopa selaku RC Pelaksana gelaran.

Bagaimana pendapat Juri Lomba dari PP IMI tentang kelayakan sirkuit lama namun baru dipakai untuk kejurnas dragbike ini. “ sebenarnya untuk kelayakan sudah ok.hanya setalah tadi jam 14.00 turun hujan lebat maka antara trek A dan B sama – sama tidak bisa dipilih, karena di sisi luar yang berdekatan dengan trotoir jalan banyak air menggenang dan susah surutnya karena faktor drainase yang banyak tersumbat. Jika hal yang sepele ini dapat teratasi trek ini meski terkesan sempit tetapi layak buat kejurnas dragbike “ jelas Arifin Subhan ketua juri lomba.

Prestasi Dragster Jatim di seri awal kejurnas ini lumayan berkibar. Karena masih dikuasai wajah – wajah lama seperti Ivan Bangun Maulana, Ayik Prasetyo dan Aditya Rifqy. Catatan OZ di Kejuaraan JAC Dragbike kemarin di Jember (19/3) Ivan Bangun Maulana (21) menguasai tiga kelas utama poin. Sedangkan Ayik ‘ John’ Prasetyo prestasi nyaris sama diuntungkan berat badan hanya 39 kg tersebut kini mengukir poin di 50 poin dibawah Bangun yang posisi teratas sementara di 52 poin dihitung di empat kelas wajib Kejurnas tersebut.

Khusus di kelas 2 tak 155 cc rangka standart (DB3) nama Asep Robot posisi teratas. Prestasi dragster kota Bandung ini menyodok dengan Kawasaki Ninja Fan Tera Pekajaman persingkat waktu di 07.251 detik diatas Ivan Bangun yang hanya selisih 0,100 detik saja. Dikelas ini Asep Permana Sidik nama asli dragster Bandung ini dihimpit 4 dragster Jatim yang selalu posisi teratas DB3 di semua kejuaraan daerah dragbike Jatim. “ Catatan tersebut sebenarnya bisa lebih singkat lagi jika treknya kering dan tidak menggenang, ini semua dialami para dragster karena traksi ban terhadap aspal sangat rendah “ bilang Sigit Wijayanto juri lomba PP IMI.

Kembalinya Bangun setelah cedera tahun lalu, menginatkan kembalinya dragster kediri ini diatas Kawasaki Ninja. Meski mengelak bahwa dia selalu tercepat diatas Ninja namun prestasi lain dikelas berbeda di kelas wajib menjadikan tradisi dragster Kediri selalu podium teratas. Mampukah bangun kembali bertahan diatas Ninja korekan Conk speed tersebut diseri kejurnas selanjutnya. “ Mudah-mudahan bisa tercepat lagi “ jawabnya singkat. Dan jawaban itu cukup beralasan, karena lawan dragster se Region Jawa juga sangat berat. Semoga …
Penulis dan Foto : DIKi

