Otomotifzone.com – Jakarta. Nama Tim MPRT menjadi tim pendatang baru yang berbahaya. Terutama di kalangan pemula A dimana mereka mengandalkan Riky Ibrahim untuk pembalapnya. Meski pada seri perdana Motorprix region 2 (1/4) di Sirkuit GOR Satria, Purwokerto pembalap ini sempat alami masalah. Namun dirinya tercatat sebagai pembalap tercepat di kelas MP3. Karena alami crash dirinya tidak dapat melaju ke podium padahal dirinya sedang berada di rombongan depan.
Sejak awal star pembalap Kuningan ini berada di posisi kedua. Karena dirinya merupakan pembalap tercepat kedua pada babak kualifikasi. Lap demi lap dia jalani dengan aksi dramatis. Perebutan juara sangat panas di rombongan terdepan termasuk Riky Ibrahim yang sedang berjuang ekstra untuk menjadi yang terbaik. Namun crash di akhir akhir lap membuat dirinya harus mengubur dalam dalam podium di seri perdana.

” Kemarin aku sedang perebutan juara 2,3,4,5. Tapi di dua lap akhir aku jatuh mas. Abid jatuh duluan di R4, terus aku tidak bisa mengindar dan ikut jatuh soalnya posisi rapet, ” ujar Riky Ibrahim langsung kepada otomotifzone.com.
Padahal tercatat Riky merupakan pembalap tercepat di kelas MP3. Pembalap yang menjadi idaman para wanita ini mampu menorekhan waktu 46.971 detik. Padahal Sakti Andre saja yang menjadi juara di kelas MP3 ini hanya mampu meraih best time 47.074. Meski gagal di seri perdaana, pembalap yang menggunakan nomor start 127 akan balas dendam di seri 2 Subang.
Terlebih Subang merupakan tempat yang digunakan Riky untuk menjajal kuda pacu sebelum gelaran MotoPrix region 2 di mulai. Dan bisa terbilang Sirkuit Gery Mang Subang menjadi Sirkuit yang sudah melekat didiri pembalap Kuningan tersebut.
” Di seri 1 motor MP4 aku mati pulsernya. Tapi kita akan siapkan kembali motor MP4 untuk Subang nanti. MP3 juga sudah siap dan siap balas dendam di Subang nanti, ” tutup Riky Ibrahim.




