OtomotifZone.com-Tulungagung. Kabar kepindahan pembalap potensial asal Lombok, NTB Aldiaz Aqsal ke team Honda PARD dibenarkan oleh Chafid Putra bos dari team Yamaha Semoga Abadi tempat dimana Aldiaz bernaung sebelumnya. Keputusan yang diambil oleh Chafid Putra pun bisa dibilang bukan hal yang mudah mengingat Aldiaz adalah anak emas di team Yamaha Semoga Abadi yang sudah banyak memberikan gelar juara tentunya.
Kepindahan Aldiaz tidak serta merta membuat Chafid Putra dan team merasa bersedih karena sudah kehilangan talenta luar biasa yang dimilikinya, tetapi malah mendukung 100% agar bisa bermain ditingkat yang lebih tinggi.

“Secara umum saya tidak ada masalah apapun mas perihal kepindahan Diaz, saya malah senagn bisa memfasilitasi dan malah kita support karena sebagai owner ndak mungkin saya mengekang agar pembalap tetap bersama team saya. Sesuai niatan awal saya pas membentuk team ini karena ingin menjembatani pembalap-pembalap daerah dari NTB dan Tulungagung untuk bisa bermain dikancah nasional,” Ujar Chafid Putra
Kemampuan pembalap muda asal Lombok ini pun sudah tidak diragukan lagi di berbagai ajang balap nasional, berbagai gelar bergengsi pun sudah diraihnya bersama team Yamaha Semoga Abadi. Jadi sah-sah saja jika Aldiaz menerima pinangan team Honda PARD yang notabene pacuan yang digunakan pun berbeda dengan yang digunakan saat berada di team Yamaha Semoga Abadi.
Bagaimana kelanjutan untuk team Yamaha Semoga Abadi setelah ditinggal Aldiaz Aqsal? Chafid Putra yang merupakan seorang pengusaha muda asal Tulungagung ini pun kembali menuturkan “Team Yamaha Semoga Abadi bakalan terus jalan dengan formasi yang ada sekarang, tapi kalau ada balapan ditahun ini hehehee… karena masih dalam kondisi pandemi dan mempengaruhi support dari beberapa sponsor dan beberapa bisnis, jadi mau ndak mau harus merampingkan efisiensi team untuk tetap bisa eksis balapan”.

Oohh iya, ternyata sampai hari ini team Yamaha Semoga Abadi masih memegang komitmennya sejak awal berdirinya team yakni tetap melanjutkan program pembibitan pembalap, dan rencana bakalan memantau terus pembalap – pembalap cilik berpotensi di wilayah NTB dan Jawa Timur untuk difasilitasi agar siap berkancah di tingkat nasional.
Penulis : Sigit | Foto : Sigit




