OtomotifZone.com-Macau. Dewi fortuna memang masih belum menjadi milik sebagian besar pegokart Indonesia yang berlaga diajang 2016 Asian Karting Open Championship round 4 Macau di Kartrodomo De Coloane, Macau.
Event yang digelar sejak 8-11 Desember hari Minggu ini (11/12), Aditya Wibowo juga menjadi salah satu pegokart Indonesia yang harus menerima kekalahan yang tidak terduga, perjuangan keras sejak qualifying hingga race final sudah sangat memberi harapan besar untuk menapaki podium pertama dikota Judi Macau.

Hasil kurang memuaskan dengan menempati posisi 25 saat Qualifying practice, terus mengalami peningkatan diheat 1 menempati posisi 18 dan melorot saat heat 2 diposisi 2, tidak serta merta down kakak Calvin Wibowo yang diturun dikelas yang sama. hasil penggabungan point heat 1 dan 2, Adit menempati posisi 12 saat heat 3 dan menempati posisi 13 saat prefinal.

Start mulus dikelas Mini rok yang diikuti 35 pegokart terbaik Asia Pasific, Aditya langsung merangsek diposisi 6 setelah mampu melepaskan diri ditikungan pertama yang merupakan tikungan maut, posisi 6 setelah keluar tikungan 2 dan 3 sudah terlihat peluang podium pembalap Gandasari Racing team ini cukup besar, karena Adit cukup bebas jarak dengan pegokart di depan dan belakang dirinya.
Tikungan 4 menjadi tikungan penuh petaka, Aditnya merusaha menghindari pegokart China yang melintir, Adit masih tetap terkena bodi go kart lawan, Adit masih bisa melanjutkan jalannya race di lap pertama, namun naas bagi pegokart asal Hongkong, Yuen Yuan harus nyangkut ditempat yang sama, kaki kiri nyangkut dikabel rem dan tertimpa gokart, membuat proses evakuasi begitu lama dan akhirnya bendera merah dikibarkan dan jalannya lomba dihentikan sampai track dinyatakan clear.

Jelas sebuah kerugian besar bagi pembalap Indonesia ini, start diposisi awal dan diulanglah start kelas Mini Rok. Disinilah sebetulnya perjuangan kerasnya, sempat tercecer diposisi 22 hingga akhirnya mampu memperbaiki posisi 8 hingga bendera finish dikibarkan. Jika kita berandai andai, dan terlihat jelas, jika tidak terlalu lama tertahan pegokart lainnya, tidak mustahil Aditya mampu menyusul pegokart didepannya, namun itulah race, sesuatu bisa terjadi tanpa kita ketahui.

“Alhamdulillah Target 10 besar dari team Prodigy Racing bisa dilampau Aditya Wibowo, finish diurutan 8 dari 35 pegokart Asia Pasific, apalagi ini adalah event pertama yang diikuti Adit di sirkuit Macau, kami cukup puas dengan hasil ini”, ungkap Andi Wibowo, ayanda Aditya dan Calvin Wibowo dari Gandasari Racing team.
Perjuangan keras yang patut diacungi jempol.
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan




