OtomotifZone.com-Suzuka. Ada kisah menarik di podium tadi pagi dalam balapan ketahanan Suzuka Enduro 4 Hours 29 Juli 2017. Yaitu Doni Tata…
Bisa memimpin balapan sebelum akhirnya harus puas di posisi kedua merupakan suatu perjuangan dadakan buat Doni. “Pas lebaran itu aku baru dapat email dari Akeno kabar untuk berangkat ke Japan. Dia butuh pembalap luar Jepang. Langsung cari sponsor aku mas, buat beli tiket dan urus-urus license pasport sama visa. dapat dari HTJRT, Jasti Putra, Kramayuda, Ardians buat ‘sangu’ ke Jepang. Karena gak ada budget dari team buat beliin tiket pesawat. Untuk motor, tempat tinggal dan makan sudah di tanggung team,” cerita Doni selepas podium berhasil di hubungi OZ dari Jepang sana.
Perjalanan balap tak seperti yang di bayangkan. Keraguan bisa atau nggak bersama team tandem Doni di Akeno bisa di ajak kerjasama membawa motor selama balap yang lebih mengutamakan strategi team ini. Akhir waktu Doni bisa memimpin balapan setelah team Yamaha Thailand masuk paddock. Jelang menit akhir Doni tersusul dan harus finish runner-up.

“Perjuangan banget. Tim privater, masih gak nyangka kalau bakal bisa podium. Main aman mas, aku takut jatuh karena lama nggak balap pakai 600cc. Beda rasanya. Kalau di push takut jatuh malah gagal podium. Kesini dengan perjuangan soalnya. Apalagi yang lain sudah testing disini. Aku datang dari Indonesia langsung latihan resmi. Nggak tahu limitnya dimana.
Kalau nggak kebentur pembalap overlap kemungkinan podium satu mungkin. “Mungkin, sama aku nggak tahu kalau belakang sudah deket. Rada kesel juga sebenernya, kurang sedikit bisa No.1. It’s a good race aku enjoy. Soalnya sudah off 3 tahun gak balap 600cc,” tutup Doni. Setidaknya bisa bawa bendera Indonesia berkibar di podium don..
Penulis : Hafid | Foto : Dok. Doni Tata




