OtomotifZone.com – Garut. PT Daya Adicipta Mustika (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat meresmikan 12 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang didaulat masuk dalam pembinaan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM). Penandatanganan kesepakatan berlangsung di SMK Al Farisi – Kabupaten Garut, Selasa (23/8/2015) kemarin.
Lerri Gunawan, General Manager Sales, Marketing & Logistik DAM menjelaskan, “DAM secara aktif telah memulai program KTSM Honda ini sejak 2009. Kurikulum ini akan mencakup silabus khusus yang disaranai untuk siswa tingkat SMK, dan dilanjutkan dengan penyiapan sarana fisik, berupa laboratorium di sekolah-sekolah yang terpilih.”

“Sebagai salah satu program tanggung jawab sosial pada masyarakat di bidang pendidikan, DAM tidak hanya membidik sekolah yang ada di pusaran kota besar saja, namun juga menjangkau sekolah yang berda di pinggiran kota maupun kabupaten yang masih jarang dan sulit untuk mendapatkan bantuan pendidikan,” tambah Lerri.
Adapun DAM bekerja sama dengan PT Astra Honda Motor (AHM) mengikat kerja sama dengan 12 SMK diantaranya, SMK Tunas Bangsa Ngamprah–Kab. Bandung Barat, SMK Muthia Harapan Cicalengka–Kab. Bandung, SMK Merdeka—Kota Bandung, SMK Pasundan 2—Kota Bandung, SMK Master Indonesia—Kab. Bogor, SMK Miftahussalam—Kabupaten Ciamis, SMK Taruna Bhakti—Kabupaten Cianjur, SMK Teknologi—Kabupaten Karawang, SMK Manangga Pratama—Kota Tasikmalaya, SMK Al Farisi—Kabupaten Garut, SMK Bina Insan Kamil—Kota Bekasi, dan SMK Tri Bintang Purwadadi—Kabupaten Ciamis.
“12 (dua belas) sekolah terpilih ini akan langsung bergabung dalam jaringan sekolah pengembangan KTSM yang sebelumnya baru berjumlah 81 (delapan puluh satu) atau sampai saat ini sudah ada 93 SMK yang memiliki jurusan otomotif kendaraan roda dua yang tersebar di Jawa barat,” kata Yudi Heriyadi, Manager Technical Development DAM.
Nantinya sekolah akan langsung mendapatkan program kurikulum setara dengan pendidikan yang diberikan untuk mekanik AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) atau Technical Training Level Satu (TTL 1). Selain itu, AHM dan DAM juga menyumbangkan buku pedoman service, parts catalog, bantuan unit, dan perlengkapan perbengkelan sesuai standar minimal AHASS.
“Hingga kini SMK KTSM Honda secara nasional mencapai 375 sekolah, kami menargetkan hingga akhir tahun 2015 dapat mencapai sekitar 500 SMK di seluruh Indonesia yang menggunakan kurikulum TSM Honda. Output yang diharapkan adalah siswa-siswa lulusan SMK dapat langsung bekerja di jaringan AHASS atau menjadi wiraswasta,” pungkas Handi Hariko, Senior Manager Technical Service & Training Dept. AHM.

Menariknya, bukan hanya penandatangan kesepakatan dengan 12 SMK. Namun dalam rangkaian acaranya digelar pula pelatihan mengenai keunggulan teknologi sepeda motor Honda untuk siswa-siswa dan guru SMK. Pelatihan ini disokong oleh DAM sebagai bekal dasar dalam pembinaan Kurikulum Teknik Sepeda Motor. Dihadirkan pula Servis Kunjung Paguyuban AHASS Garut yang akan melayani Service Ekonomis dan Safety Check untuk pengendara motor Honda di SMK. Tidak ketinggalan kampanye keselamatan berkendara berupa pelatihan safety riding untuk pelajar dan guru.
Penulis : Indra Gunawan | Foto : Indra Gunawan





