BerandaRacing Roda 2MotocrossDari 2 Menjadi 5 Rider, Ducati Desmo450 MX Sapu Podium 1-2-3 Race...

Dari 2 Menjadi 5 Rider, Ducati Desmo450 MX Sapu Podium 1-2-3 Race 1 MX1 di Cleosa Series Championship 2026

OtomotifZone.com – Klaten, Performa impresif Ducati Desmo450 MX kembali menjadi sorotan pada gelaran Cleosa Series Championship 2026 Round 2 yang berlangsung di Sirkuit Rizqy Motorsport, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (6/6). Tak hanya berhasil menguasai podium kelas MX1 pada Race 1, Ducati juga menempatkan lima pembalapnya di enam besar, menegaskan semakin kuatnya eksistensi motor asal Italia tersebut di dunia motocross Indonesia.

Jika pada akhir musim 2025 Ducati Desmo450 MX hanya diperkuat oleh dua pembalap, yakni Diva Ismayana dan Hilman Maksum dari Ducati MX Team Indonesia, kini jumlah penggunanya terus bertambah. Setelah bergabungnya M Zidane dari No Limit Racing Team pada awal 2026, putaran kedua Cleosa Series Championship menjadi momen bertambahnya kekuatan Ducati dengan hadirnya rider asal Australia, Sam Larsen dari SFN 969 MX Team, serta pembalap Thailand, Witsarut Salangam dari Ducati Indonesia Montevela Grasstrack Team.

Bertambahnya jumlah pengguna Ducati Desmo450 MX menjadi indikator meningkatnya kepercayaan para pembalap dan tim terhadap motor tersebut. Karakter mesin yang bertenaga, handling yang kompetitif, serta kemampuan beradaptasi di berbagai kondisi lintasan menjadikan Desmo450 MX sebagai salah satu motor yang mulai diperhitungkan dalam persaingan motocross nasional.

Dominasi Ducati sudah terlihat sejak sesi kualifikasi. M Zidane tampil tercepat dan mengamankan pole position. Witsarut Salangam berada di posisi ketiga, Diva Ismayana menempati posisi kelima, Hilman Maksum di posisi ketujuh, dan Sam Larsen melengkapi jajaran Ducati dengan start dari posisi ke-11.

Memasuki Race 1 kelas AKRM MX Open International yang diikuti 24 pembalap gabungan MX1 dan MX2, M Zidane langsung menunjukkan kecepatannya dengan meraih holeshot dan memimpin balapan sejak tikungan pertama. Witsarut Salangam terus membayangi di barisan depan dan menjaga tekanan kepada para pesaing.

Sementara itu, Diva Ismayana harus bekerja keras setelah terlibat duel sengit dengan pembalap MX2. Hilman Maksum dan Sam Larsen juga menjalani pertarungan ketat dengan sejumlah rider lainnya dalam perebutan posisi tengah.

Drama terjadi menjelang lap-lap akhir ketika Hilman Maksum dan Sam Larsen terlibat insiden yang membuat Hilman kehilangan beberapa posisi dan harus finis di urutan ke-11 klasemen gabungan.

Meski demikian, hasil perhitungan khusus kelas MX1 menunjukkan dominasi mutlak Ducati Desmo450 MX. Tiga posisi teratas berhasil disapu bersih oleh para penggunanya melalui M Zidane di posisi pertama, Witsarut Salangam di posisi kedua, dan Diva Ismayana di posisi ketiga.

Tak berhenti di situ, Sam Larsen dan Hilman Maksum juga berhasil menempati posisi kelima dan keenam kelas MX1. Artinya, lima rider Ducati sukses menempatkan diri di enam besar, sebuah pencapaian yang memperlihatkan daya saing luar biasa Desmo450 MX di lintasan tanah.

Team Principal sekaligus Owner Ducati MX Team Indonesia, Jimmy Budhijanto, mengaku bangga melihat perkembangan Ducati dalam waktu yang relatif singkat.

“Saya sangat senang melihat lima rider Ducati berada di grid pada putaran kali ini. Hal ini merupakan sinyal positif bahwa kepercayaan terhadap Ducati Desmo450 MX terus tumbuh. Performa yang konsisten dari Diva Ismayana, Hilman Maksum, dan M Zidane telah membuktikan bahwa motor ini mampu bersaing di barisan depan dan menarik minat semakin banyak rider untuk menggunakannya,” ujar Jimmy.

Ia juga menyoroti insiden yang terjadi antara Hilman Maksum dan Sam Larsen di lap-lap akhir balapan.

“Sayangnya, pada Race 1 hari ini terjadi insiden antara Hilman dan Sam Larsen di lap-lap akhir. Jika insiden tersebut tidak terjadi, kami yakin seluruh rider Ducati memiliki peluang besar untuk menguasai posisi lima besar dan membuktikan potensi besar Ducati Desmo450 MX di lintasan,” tambahnya.

Keberhasilan menempatkan lima rider dari berbagai tim dan negara sekaligus menguasai podium 1-2-3 MX1 menjadi bukti bahwa Ducati Desmo450 MX tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mampu menghadirkan performa kompetitif sejak debutnya di arena motocross Indonesia. Dominasi di Klaten pun menjadi sinyal kuat bahwa Ducati siap menjadi kekuatan baru yang patut diperhitungkan dalam persaingan motocross nasional maupun internasional.

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot