OtomotifZone.com-Sumedang. Meski sempat galau, gundah gulana dan agak baper karena 1 event kejurnas di Kendal dan klub event di Banten digelar berbarengan, namun ARO- Atuy Racing Organizer akhirnya bisa bernafas lega, event yang dijepit 2 pengprov tetap berjalan dan sukses digelar.
Gebyar Grasstrack ARO Championship 2022 yang digelar di sirkuit Tegal Bokor Kecamatan Paseh Sumedang, Sabtu-Minggu kemaren (23-24/7-2022) ini diikuti 200 lebih starter dari wilayah Jawa Barat dengan 23 kelas yang dilombakan berjalan lancar dan sukses, meski pada awalnya sempat maju mundur karena tiba-tiba event yang sudah direncanakan tiba-tiba harus beradu dengan kejurnas Kendal karena tiba-tiba bergeser jadwalnya, namun pada akhirnya Pakusarakan sebagai klub yang mengajukan rekomendasi ke pengprov IMI Jawa Barat tetap melaksanakan event tersebut, terbukti jumlah starterpun tidak kalah dengan 2 event sebelah.

Suasana cerah sirkuit diperbukitan ini semakin cerah dengan suksesnya gelaran, tidak ada insiden berarti, race berjalan lancar, bahkan sempat diulur waktunya dari schedule yang sudah ditetapkan karena lancarnya kegiatan, OC, COC dan pengawas lomba sepakat untuk menurunkan tensi race agar tidak terlalu siang sudah kelar.
“Alhamdulillah event berjalan lancar, meski awalnya sempat akan menunda karena bentrok dengan event Kendal dan Banten, namun kami optimis, karena Jabar gudangnya pembalap grasstrack, pembalap lokalpun banyak, apalagi kondisi sekarang jadwal sangat padat membuat kami harus optimis event ini tetap digelar, event ini juga mandapat dukungan dari para team jadi kami optimis event ini tetap bisa digelar”, jelas Dadang “Atuy” Suryana, ketua panitia event.

Hal senada juga disampaikan Yudi Odoy dari Pakusarakan, “Memang awalnya kami sempat mau robah jadwal dan sudah melakukan komunikasi administratif dengan pusat namun tidak ada tanggapan, namun bersyukur event akhirnya tetap dijalankan dan lancar”.
Tak afdol jika pengawas lomba tidak dimintai pendapat tentang event ini, Mumu Mu’man dan Iwan “orai” Herdiawan pun urun bicara, “Secara keseluruhan, event ini berjalan lancar, sukses dan tidak ada kejadian fatal, penonton tertib, jalannya race juga sangat lancar meski banyak kelas, semua on schedule, dari total 24 kelas hanya 1 kelas yang tidak bisa dilombakan, karena minim starter, itu yang juga membuat race lebih cepat dari jadwal yang sudah ditentukan”.

Gebyar grasstrack garapan ARO ini terbilang sukses meski harus serba mendadak, usut punya usut event ini dianggap sebagai bahan pemanasan jelang kejurda gtx Jabar seri 2 September 2022 mendatang.
Maju terus grasstrack Jawa Barat.




