Beranda Headline Drama Menegangkan MotorPrix Tanjung Pinang

Drama Menegangkan MotorPrix Tanjung Pinang

0
3045
Tedi Permana sempat melejit dilap-lap awal

OtomotifZone.com-Tanjung Pinang. Pergelatan akbar garapan Bulang Linggi Management diajang Kejurnas Pertamax Plus KYT MotorPrix region 1 seri 7 berlangsung menegangkan, baik saat race maupun sebelumnya

Event yang digelar Sabtu-Minggu, 8-9 Agustus 2015 di sirkuit non permanen Dompak Tajung Pinang Kepulauan Riau telihat seperti biasa-biasa saja, namun karena ketatnya persaingan perolehan point juga semakin mencekap, apalagi BL Racing sebagai team tuan rumah dan juga penyelenggara punya ambisi untuk mengawinkan doble sukses, baik penyelenggaraan maupun menapaki podium tertinggi dihajatan ini.

Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, harapan itu sirna ketika Dedi Saputra, pembalap andalan dikelas raja harus mengubur impiannya meraih point maksimal setelah harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengalami kecelakaan saat latihan hari jumatnya.

Firman Farera Juara MP 1
Firman Farera Juara MP 1

Namun kekhawatiran team sedikit sirna ketika terjadi pertarungan sengit saat final MP 1, dimana lagi padat dan ketatnya persaingan dibarisan depan, saat keluar tikungan pertama, Deri Irfandi dari Honda Indako NHK FDR Racing team pemimpin rombongan terjatuh dan mengabikatkan pembalap yang menempel ketat dibelakangnya harus pasrah tak mampu menghidar dari kecelakaan keras dan mengabikatkan 5 pembalap terbaik region 1 harus tersungkur dan tidak mampu melanjutkan balap yang baru berjalan 3 putaran, baik karena mengalami luka dan juga rusaknya tunggangnya mereka.

Tesar Yepi, pembalap Tuan Rumah menjuarai MP 2
Tesar Yepi, pembalap Tuan Rumah menjuarai MP 2

Akibat kejadian tersebut, pembalap yang jaraknya tidak begitu rapat mampu menghindar, Ivon Nanda, Firman Farera dan Windo menjadi 3 pembalap yang akhirnya mampu merampungkan pertarungan sepanjang 22 lap sisa. Adu strategi antara pembalap Honda Kita kita Abs Kawahara Bonaharto Nhk Kyb Ahrs bertarung sengit dengan pembalap senior asal Sumatra Utara, Firman Farera akhirnya dimenangkan pembalap andalan Yamaha Yamalube Rpm Nhk Fdr Kyb Rcb R9 sss Mrt setelah sebelumnya start diposisi  5 hasil Qtt Sabtu (8/8) sebelumnya, dan hasil cukup mencengangkan diraih pembalap asuhan Achos Lalang dari yamaha  yamalube Hhsrt Nhk Fdr Kaboci Brutal, hasil kurang memuaskan saat QTT diposisi 13 akhirnya mampu meraih posisi 3 dikelas MP1.

Muhammad Darihaq, Sujud syukur kemenangan di MP 3
Muhammad Darihaq, Sujud syukur kemenangan di MP 3

Pertarungan seru juga terjadi paska terpesetnya pembalap Jabar yang mengadu nasib diregion Sumatra, Rifki M Fauzi dari Honda Kita kita Abs Kawahara Bonaharto Nhk Kyb Ahrs sempat memimpin cukup jauh selama beberapa lap, hasil terbaik yang diraih saat Qtt MP 3 membuat dirinya begitu memimpin saat race, namun lintasan yang berair dan licin pasca guyuran hujan, membuat ponakan Wahyu Widodo harus tersungkur menambrak tumpukan ban pengaman dan motor terlempat dilintasan dan tidak bisa melanjutkan persaingan.

Kejadian diatas menjadi dewi fortuna bagi pembalap Honda Indako Nhk Fdr Racing Team,  Muhammad Darihaq, start diposisi 16 hasil Qtt sehari sebelumnya, akhirnya mampu menjadi juara kelas ini setelah bersaing keras dengan Kiki Sudarman (Yamaha Yamalube DENAS Kyt Kyb Fdr Ahrs Yongjaya Racing)  dan pembalap tuan rumah Adji Gondosusilo dari team TPC Doni  Speedshop  HK47 Racing team Kepri. Harapan besar sebetulnya akan hinggap pada Kalingga asal Majestic Kawahara Nhk mimaki imi ss bld ice rt Sumsel, namun harus tersungkur saat melewati bunderan jelang tikungan terakhir, hal ini dimanfaatkan oleh ketiga pembalap yang menapaki podium tertinggi dikelasnya.

Aditya Nugraha juara MP 4
Aditya Nugraha juara MP 4

Hal serupa terjadi saat final MP 4, Tommy Richard Orlando dari team Suhandi Padang 88 Futami 17 juga harus mengubur impian setelah start diposisi 2 dan sempat memimpin jauh dibeberapa lap awal akhirnya harus mengubur impian setelah motornya mengalami gangguan lepas garis start dan disitulah pembalap Canasta Rbrt Nhk Ahrs Fdr mampu melejit sendirian dan menjadi kampiun.

Hasil terbaik Qtt tidak menjadi jaminan podium tertinggi, dari 4 pembalap pemegang hasil QTT tertinggi, hanya Kesar Yepi dikelas MP 2 asal Zia Rizki Soegama Vanz Carrera Kijang Kepri yang mampu podium tertinggi, dan Aditya Anugrah dari Canasta Rbrt Nhk Ahrs Fdr Sumbar, sementara Ferdi Efendi dikelas MP 1,  Aditya Fauzi di MP 3 harus menelan pil pahit akhibat mesin mati dan jatuh.

Sebelum janur melengkung, podium masih milik semua pembalap, eh sebelum bendera finish dikibarkan.

Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses