OtomotifZone.com – Sepang, Malaysia. Hasil mengejutkan terjadi pada Race 2 kelas UB150 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 yang berlangsung Minggu (12/4) di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pebalap muda Indonesia, Aqshal Ilham, berhasil meraih podium ketiga setelah Rendi Odding mendapatkan hukuman double long lap dari pimpinan lomba.
Pebalap Indonesia yang bernaung di tim ONE FOR ALL tersebut tampil luar biasa sepanjang race 2. Bahkan, podium ini menjadi hasil yang tidak disangka oleh Aqshal sendiri, mengingat ketatnya persaingan di kelas UB150 yang selalu penuh drama hingga garis finish.
Balapan berlangsung dalam kondisi hujan yang membuat lintasan menjadi semakin menantang. Meski begitu, Aqshal Ilham tampil garang sejak awal. Pebalap muda ini bahkan sempat menerobos barisan depan dan bersaing ketat dengan para pebalap papan atas UB150.
Memasuki lap-lap akhir, tensi balapan semakin meningkat. Kemelut di rombongan depan tidak terhindarkan. Hingga menjelang garis finish, Aqshal Ilham harus puas menyentuh garis akhir di posisi keempat.
Namun drama belum berakhir. Setelah balapan selesai, pimpinan lomba mengumumkan bahwa Rendi Odding yang sebelumnya finis di posisi ketiga mendapatkan penalti double long lap. Keputusan tersebut otomatis membuat Aqshal Ilham naik satu posisi dan berhak atas podium ketiga.
Kebahagiaan pun tak terbendung. Aqshal akhirnya merasakan panasnya podium UB150 ARRC pada debut perdananya di ajang bergengsi Asia tersebut.

“Ya, balapannya sangat ketat, dan Alhamdulillah saya berhasil meraih podium pada race Asia Road Racing Championship. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Allah, kepada bos tim, seluruh kru, dan keluarga, khususnya istri dan orang tua saya. Terima kasih sudah mendoakan saya sampai akhir. Dan juga terima kasih kepada para sponsor, Nadia Muna, MCR, dan M2S,” ujar Aqshal Ilham usai balapan.
Hasil ini tentu menjadi awal yang sangat positif bagi Aqshal Ilham di musim 2026. Debut podium di seri pembuka menjadi modal penting untuk menghadapi putaran-putaran selanjutnya di kelas UB150 yang dikenal paling kompetitif di Asia.

