
OtomotifZone.com – Jember. Untuk mengkampanyekan keselamatan berlalu-lintas, Polda Jatim kembali menggelar program Duta Lalu-Lintas 2016. Program kolaborasi Polda Jatim, Forum LLAJ Jatim, dan menggandeng Akademisi yang diadakan setiap tahun ini bertujuan untuk mencari talent-talent atau pelopor muda dalam mensosialisasikan keselamatan berkendara di jalan.
“Kita tahu, keselamatan berlalu-lintas harus terus dikampanyekan. Hal ini tentu bertujuan agar masyarakat sadar akan pentingnya berlalu-lintas yang baik dan aman sehingga dapat menekan jumlah angka kecekaan di jalan raya,” seru AKP.Nopta Histaris Suzan, Kasat Lantas Polres Jember.
Lebih lanjut AKP.Nopta Histaris Suzan memaparkan, bahwa Program Duta Lalu-Lintas ini dapat diikuti oleh pelajar, mahasiswa, juga karyawan usia 18-25 tahun yang peduli akan keselamatan berlalu-lintas.
Guna mensukseskan program Duta Lalu-Lintas tersebut, Satlantas Polres Jember bersama Akademisi Universitas Jember, dan Marka Lintas(Mahasiswa Respon Keselamatan Lalu-Lintas) Unej, telah menyelenggarakan seleksi Duta Lalu-Lintas kabupaten Jember pada 8-9 Agustus 2016, dan Grand Final 12 agustus 2016.
“Nantinya, masing-masing Kabupaten akan mengirimkan dua wakilnya(pria-wanita) yang lolos seleksi tingkat Kabupaten, untuk mengikuti seleksi di tingkat Propinsi di Surabaya,” imbuhnya.

Sementara itu dari Akademisi Universitas Jember(Unej), Nunung Nuring dan Dodi Wijaya menambahkan, setelah proses seleksi di Kabupaten Jember wakil Duta Lalu-Lintas terpilih (Annisa Zahra Rifani dan Axel Giovanni)mensosialisasikan program keselamatan berlalu-lintas di Kabupaten Jember sebelum mengikuti proses seleksi Duta Lalu-lintas se-Propinsi Jatim.

“Annisa dan Alex sebagai Duta Lalu-lintas kabupaten Jember terpilih, saat ini gencar mengkampanyekan keselamatan di jalan. Seperti saat ini mengedukasi anak-anak SDN Jember Lor 3 dan Maba Unej tentang pentingnya keselamatan berkendara, dengan memakai helm sesuai SNI dan memakai sabuk pengaman pada mobil,” kompak Nunung dan Dodi.
Selain itu Duta Lalu-lintas Jember juga mengisi kegiatan kemasyarakatan seperti pengobatan gratis untuk masyarakat kurang mampu, dan jalan sehat.
“Annisa dan Axel tidak hanya merancang program, namun telah terjun dilapangan sebagai duta lalu-lintas. Tentunya hal ini akan menjadi point lebih bagi mereka berdua dibanding Duta Lalu-Lintas kabupaten lain di Jatim karena program mereka sebatas wacana,” tutupnya.
Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS
