Beranda News Efek Latihan Mepet Hari H, Biaya Tim Balap Oneprix Mijen Tertolong

Efek Latihan Mepet Hari H, Biaya Tim Balap Oneprix Mijen Tertolong

0
354

OtomotifZone.com-Semarang. Jelang putaran 4 Oneprix sirkuit Mijen Semarang 15-16 Oktober 2022 ternyata ada pengaspalan di sekitar R1 dan R2. Hal ini membuat lintasan tak boleh ada yang latihan karena kondisi bisa membahayakan. Rabu dan jumat hanya sekedar test track untuk mengetahui kenyamanan line.

Mereka full free practice resmi yang terjadwal Jumat sore lanjut sabtu pagi lalu lanjut lagi kualifikasi. Tak seperti di seri sebelummya yang sejak hari selasa sudah terasa bagai kompetisi. Efek renovasi ada sisi positifnya bagi kocek.

“Bisa di katakan Oneprix kali ini penolong pengeluaran team. Jelas dari ban jika latihan sejak Selasa bisa sampai 100 lebih. Kali ini bisa di hitung berapa yang digunakan. Belum sparepart. Untuk team kecil bisa sangat membantu biaya juga. Jika latihan sejak awal pekan jelas mereka kalah saing. Adanya latihan hanya dua hari persaingan sedikit merata,” kata Fritz Yohanes, ketua IMI Jawa Tengah juga pemilik team PARD Manahadap yang ikut merasakan situasi di seri 4 ini.

Ketua IMI Jawa Tengah Fritz Yohanes, ada sisi baiknya latihan jelang hari H.

Sudah pasti hal yang sama di rasakan beberapa team. Crew mekanik yang paham pengeluaran serta budget latihan sejak awal pekan perhitungannya jelas di nota. “Sama juga, kami kemarin 100an ban pada tiga seri balap. Kal ini jelas ada penurunan budget. Biaya tetap besar tapi tak sebesar seri sebelumnya,” kata Brekele, crew mekanik team H. Putra 969 yang membantu Pak De Heru dan Aan Kate.

Team dengan motor banyak budget ikut tertolong.

H. Putra969 Racing Team, PARD Manahadap, ASR, ART, atau team yang banyak membawa spek motor terhitung berapa persen pengurangannya dibanding balap sebelumnya pasti beda jauh. Persentase ada yang bilang 25%-50%.

“Untuk saya kan cuma dua motor ya kira-kira 25%. Walaupun latihan Jumat tapi kami berangkat selasa. Menghitung biaya di luar prepare juga. Kalau datang hari Kamis saja mungkin bisa 50%,” kata Kupret, dari ART Kalimantan serta Bima Aditya dari The Stroke 55 Solo yang mempunyai penuturan yang sama.

Beberapa owner team dan pembalap sebenarnya ingin seperti ARRC atau MotoGP bahwa free practice diadakan mulai jumat agar biaya bisa di minimalisir. “Sama kalau budget bisa di pangkas serinya kan bisa di tambah. Mekanik pembalap gak terlalu capek akhirnya waktu race kondisi semua fit,” imbuh Fritz Yohanes.

Boleh juga lho, biar team tak terkuras habis dan sama rata persiapannya. Bangun dari pandemi bukan hal mudah menyiapkan dana buat balap. Sekedar opini lah..

Penulis : Hafid | Foto : Hafid