
OtomotifZone.com – Stabat. Kita Kita Motorsport menampilkan hal yang beda pada Event Blade Racing Championship seri 2 (25/5) di sirkuit buatan Alun – alun Kota Stabat. Kita Kita Motorsport mencoba mengemas event kejurda kali ini serasa event kejurnas. Pengundian start yang biasanya dilakukan dengan cara “cabut sumpit” tidak lagi kelihatan. Jadi tidak ada lagi yang merasa dirugikan dan diuntungkan. Seluruhnya harus tetap dilakukan dengan penampilan terbaik di lintasan. Siapa tercepat dia di depan.
Ya pemasang transponder memang suatu hal yang mungkin lebih adil untuk menentukan hasil yang terbaik. Event akan berlangsung cepat, karena pekerjaan yang sebelumnya dilakukan manual sekarang sudah otomatis terdata. Jadi gampang untuk olah data hasil balapan dan kualifikasinya. Tidak seperti sebelumnya para panitia harus sibuk mencatat lap tiap lapnya. Dan juga event berlangsung dengan cepat dan mudah. Terbukti pada event Blade Racing Championship kemarin ada 10 kelas yang diperlombakan. Event kemarin baru dimulai sekitar jam 13.00 Wib dikarenakan sebelumnya hujan deras mengguyur kota Stabat. Dan setelah reda pun lintasan tidak dapat langsung dipergunakan dikarenakan adanya beberapa titik genangan air yang tampak pada permukaan lintasan, sehingga panitia mencoba untuk menyapu genangan air yang muncul. Walaupun sudah terlalu lama dimulai event akhirnya dapat diselesaikan sempurna dengan sangat baik dan cepat. Event selesai di jam 17.30 Wib, sungguh waktu sangat diperhatikan dan dipergunakan sebaik mungkin oleh panitia.
Tidak mau kecolongan seperti event di minggu sebelumnya, pengamanan dilakukan secara ketat. Seluruh pagar BRC tampak terpasang disetiap sisi lintasan jalan. Akses masuk lintasan juga tidak sembarang, tidak semua crew dan peserta balap dapat masuk pada sisi bahu jalan lintasan.
Event yang sukses dilaksanakan kemarin semoga menjadi gambaran bagi para panitia penyelenggara lainnya agar dapat mengemas sebuah kegiatan balapan yang baik dan nyaman.
Penulis : Devid Panjaitan | Foto : Devid Panjaitan

