OtomotifZone.com-Medan. Event antar kampung….? memang iya… tapi kok pesertanya kebanyakan pembalap-pembalap dengan prestasi nasional? itulah JC Supertrack, meski hanya bergelar event biasa, bukan mentereng dengan titel kejuaraan nasional, namun pada kenyataanya mungkin bisa menyaingi atau melebihi gelaran kejurnas itu sendiri, itu yang terjadi saat JC Supertrack seri 1 2022 digelar Sabtu-Minggu kemaren, 28-29 Mei 2022 tepatnya di sirkuit Jaharun kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.
JC Supertrack, menyediakan hadiah rumah untuk juara umum diakhir seri ini menjadi magnet tersendiri bagi pembalap garuk tanah nasional, minus Edi Aryanto, semua pembalap grasstrack terbaik Senior dan Junior pulau Jawa turun geruduk JC Supertrack, berlaga dengan pembalap top Sumatera, apalagi dalam gelaran ini JC Supertrack juga memberi rasa keadilan bagi pembalap Sumatera, tetap mendapat gelar pembalap terbaik Sumatera untuk Open dan Junior, bisa terjadi meraih gelar juara umum jika mampu bersaing dengan pembalap top pulau Jawa, otomatis menguasai juara Sumatera, hal tersebut bisa dilihat dari hadirnya Aldo Bilkis, mampu bersaing dengan pembalap senior nasional saat track dalam kondisi basah.
Event yang sempat diusulkan menjadi kelas kejurnas ini akhirnya harus kembali menjadi klub event setelah terjadi perdebatan dan pertimbangan lain, JC Supertrack tetap gaspol dengan konsep yang sudah dipersiapkan secara matang dan profesional, pendekatan promotor kepada para pembalap dan team patut diacungi jempol, memboyong hampir 100% pembalap terbaik pulau Jawa bukan perkara mudah, tapi bisa dilakukan JC Supertrack.

“ini sih bisa dikatakan selevel kejurnas, bukan region tapi setengah kejuaraan champ of the champnya kejurnas, karena minus region C dan D saja, meski hanya event klub, namun kita bisa melihat sendiri penuhnya grid kelas open dan junior, pembalap-pembalap terbaik Indonesia ada disini, selamat untuk JC Supertrack 2022”, begitu komentar singkat Iwa Kusdinar dari PP IMI yang hadir digelaran tersebut.
Meski hanya klub antar kampung, namun grid terisi penuh dengan bercokolnya pembalap-pembalap dengan prestasi nasional dari Pulau Jawa dan Sumatera ini memang layak jika JC Supertrack pantas disejajarkan dengan kejuaraan nasional, apalagi 1/2 dari pembalap terbaik Indonesia hadir dievent ini.

“Kami sudah berusaha maksimal mempersiapkan event ini terselenggara, sempat tekendala karena blm landainya covid diwilayah Sumatera utara membuat kami semakin all out untuk mempersiapkan event seri perdana yang sempat tertunda, namun alhamdulillah, seri 1 berjalan lancar, tertib dan terlaksana dengan baik, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada stackholder, regulator, peserta dan team, para sponsor, media, RC dan penonton, seri 1 ini kami jadikan evaluasi maksimal agar seri berikutnya semakin baik”, tutur trio JC Supertrack on track, Nyoman Wisnu, Dono dan Bayu.
Seri ke 2 akan hadir kembali Sabtu-Minggu ini, 4-5 Juni 2022 tepatnya disirkuit yang sama, dan seluruh pembalap tetap stay di Jaharun center dengan fasilitas VIP ala offtrack, dimana contahotel dan ruko sudah dipersiapkan JC Supertrack, dan penulis sendiri sudah merasakan kenyamanan hotel kontener milik Jaharun center.
Masih kah tidak mengakui jika JC Supertrack sekelas kejurnas? mending hadir dan lihat kemasannya.




