OtomotifZone.com – Jakarta. Pebalap Astra Honda Racing Team, Gerry Salim kembali mengalami cidera tuang selangka Kanan setelah terjatuh pada sesi pemanasan (warm up) saat melakoni putaran terakhir FIM CEV 2019 di kelas Moto2 European Championship di sirkuit Ricardo Tormo, Valenci, Spanyol, Minggu (10/11).
Kondisi lintasan kembali sulit karena rendahnya suhu udara, yang terlihat dari banyaknya pebalap terjatuh. Gerry Salim merupakan salah satu pebalap yang terjatuh saat menjalani sesi pemanasan, yang berakibat patahnya collarbone kanan yang sebelumnya sudah patah saat turun di MotorLand Aragon, Juli lalu. Gerry tidak bisa turun pada balapan yang berlangsung Minggu siang.
Sehingga hasil tersebut membuat dirinya tidak bisa menduang poin di putaran terakhir dari ajang FIM CEV 2019.
“Suhu hari ini sangat dingin saat sesi pemanasan dan sejak awal saya berusaha untuk mendapatkan ritme yang bagus. Namun, pada lap pertama saya kehilangan cengkeraman ban belakang saat melewati tikungan 11 dan mengalami highside. Collarbone kanan saya patah, seperti yang saya alami saat di Aragon Juli lalu. ” Beber Gerry Salim
BACA JUGA :
- Hadiah Motor dari Polda Jambi Jatuh ke Tangan Azizul Hakim di ADS Putaran 1
- Keberuntungan Memihak M. Athar Menjadi JU Junior Seri 2 Cleosa – Klaten
- Didukung Klub-Klub Anggota, H. Supriyono Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum IMI DKI 2026-2030
- Lima Ksatria Ducati Kuasai Enam Besar, Desmo450 MX Dominasi Overall Cleosa Series Championship 2026 Round 2
Namun di balik itu semua, tahun ini banyak pelajaran yang di petih oleh pembalap asal Jawa Timur tersebut, ia juga mencertiakan banyak kemajuan dan berusaha untuk terus berkembang agar di tahun berikutnya dirinya bisa bersaing di baris depan.
“Tahun ini menjadi musim pembelajaran saya sebagai pendatang baru di kelas Moto2. Kami mendapatkan kemajuan secara bertahap dan akan berusaha untuk terus belajar dan berkembang.” Tambah Gerry Salim
Penulis : Nana Triana

