OtomotifZone.com – Lahat. Sepanjang akhir pekan ini, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan diramaikan puluhan kendaraan 4 wheel drive dari berbagai daerah di Tanah Air. Selama 4 hari, 8-11 Desember digelar Final Indonesia Offroad Federation National Championship (IOFNC) Round 4 atau putaran akhir. Sebagai info, putaran perdana di Balikpapan, Kaltim (30-31/7), round 2 di Palangkaraya, Kalteng (27-28/8) dan seri ketiga di Bandung, Jabar (24-25/9).

Kamis (8/12) pagi, halaman kantor Bupati Lahat dipenuhi ratusan offroader, driver dan navigator terbaik nasional. “Mari Lihat Lahat. Semoga event berjalan lancar dengan Zero Accident,” harap Saifudin Aswari Riva’i, Bupati Lahat yang juga offroader sekaligus Ketua Cendrawasih Bungsu, penyelenggara event.

Usai seremoni pelepasan, semua bergerak menuju lokasi main Special Competition Stage (SCS) di Desa Ulak Pandan, Kawasan Bukit Serelo, Lahat. Sering juga disebut Bukit telunjuk atau ada juga yang bilang Bukit Jempol merupakan kawasan perbukitan areal tambang batubara. Cukup unik, karena memiliki angle berbeda. Jika dilihat dari satu sisi, nampak seperti tunjuk. Tapi dari sisi lain justru mirip jempol. “Di kawasan ini juga digelar Battle of the Best (BoB), yaitu kompetisi 20 peserta terbaik hasil eliminasi,” ungkap Fion Kamil, Pimpinan Perlombaan dari FNF (Fion N Friend) Jakarta.

Serbuan datang dari offroader pulau Borneo. Tim Kalteng Anta Hardys menurunkan formasi Wahyu Lamban asal DI Jogyakarta, Aldy Aldriyal dari Sulawesi Barat dan Harry Toeweh dari Kalimantan Tengah. Tim dari Kalteng lainnya ada trio offroader M Fiddoh, H Ibramsyah dan Sandra Masal.
Lalu tim BBS Kalimantan Timur ikut tampil H Burhan, Juliantinus dan Said Dloureng, serta Gatot Koco atas nama IOF Balikpapan. Tak ketinggalan tim Dasico Bali, terdiri dari 5 offroader yakni Dek Ray, Oding Ananta, Etong Ananta, Yosi Pasaribu dan Hendy Sasongko.
Tantangan datang dari kompetitor asal Jawa Timur. Tim Galena diperkuat formasi 6 offroader, seperti Dr Jack, Djoko Permana, Aziz, Krisna Didit, Donny dan David. Sedangkan Jawa Barat, duet Antok S Dewanto dan Dedi PI dari tim Pasir Impun siap menaklukkan rintangan alam.
Tentu saja paling ramai diikuti peserta dari pulau Andalas. Offroader junior kebanggan Sumatera Utara, Fajar Syah Putra dan Faisal dari tim R3H siap menjadi kompetitor. Ikut gabung Alex Jangkrik dari Solok. Gunot tim dari Sumatera Barat mengirim duet Teguh Anggriawan dan Erix Nurdiansyah.
Dari tanah Lancang Kuning Riau hadir HR Raja Marwan Indra, Aji Nanang Arif dan Angga Wibowo dari tim Blue White ditambah Conny S Jambak dari Shakai Team.
Jambi mengirim dua tim tangguh. Kuartet offroader dari Tiger Team diperkuat Bujang Nasri, Embot, Ratno dan Aswin Sutejo. Sedangkan tim satu lagi Bio Adventure diwakili Hendry Axel Saputra, Syamsul Bahri, Muhammad Izazi Agasa dan Agus Anzari Ojenk. Sedangkan Lampung hanya diikuti Romi Ewi, privateer.
Kompetitor tuan rumah dari Bumi Sriwijaya tentu tak mau ketinggalan. Sumatera Selatan menurunkan 3 tim handalan. Senggugu Dezen diisi formasi Chandra Dewana, Andrew Vincent, Mustofa, Roland dan Mario. Sementara BORT ada 7 offroader seperti Bripka Selki, Arkadius, Dedi Stanza, Mandusar, Akbar, Alfian Piuk dan Maladi.
Lalu Erwin, Feri Apriansyah dan Jaya dari Sahara Palembang juga siap tempur. Lainnya Yeskel Wijaya dari Linggau dan Widian, privateer dari Baturaja. Yaps! Total ada 60 kendaraan 4 wheel drive. Hari pertama dan kedua masing-masing dibuka 7 SCS. Dan kompetisi jip tubular pun dimulai.
Penulis: Noverry | Foto: eNDe




