OtomotifZone.com-Malang. Final Power Track National Championship Round 5 2015 di Bukit Paderman, Oro Oro Ombo Batu, Malang, Jawa Timur 19 – 20 Desember 2015 dengan suasana pegunungan yang dingin dan mencekam, dramalisir sekali lah..hehe. Urutan cerita perseteruan memperebutkan gelar Juara Powertrack 2015 hanya bisa di tebak di hari minggu saja. Enam race yang di gelar menjadi pertarungan sengit yang tak boleh lengah. Dimulai dari moto1 kelas 110cc. Tiga kandidat yaitu Rizky HK, Edi Aryanto dan Savona Oky. Lha Akbar Taufan kemana? “Selisih 73 dengan Rizky walau ada 6 Moto hari ini saya sudah tak mungkin mengejar,” ujar Akbar yang membawa 416 Point sebelum race.
Start! Langsung terfokus pada Rizky dan Edi sejak R2 mereka bertemu. Dilihat dari aura motor bernomer 94 milik Edi sepeti sedang move on. Beberapa kali dia mau overtake Rizky HK namun mengurungkannya. Takut kalau nyenggol, padahal nyenggol beneran sih roda depan Edi. Akhirnya Edi bisa di depan dan melaju di depan, motor Rizky mengeluarkan asap ! beruntung 4 lap kemudian langsung finish. “Tutup klep atas ada yang eror, untung bisa finis ke dua. Kalau masih pertengahan lomba saya tebak gak bakal finish” kata Imam Safii yang langsung memantau Kipli, eh Rizky.. Edi juara, point 511 vs 480 dengan Rizky . Savona? “Motorku jebol mas, nyerah di lap awal.” lemas Oky yang tahun depan dikabarkan akan pindah team. Luput di moto1 Oky sudah see u good bye untuk memperebutkan titel.

Lanjut moto1 130cc. Giliran Edi yang ketiban apes! “Habis nge-lop di bawah motor mati-ti! Soale dari Qtt kemarin wes gak enak,” kata Edi. Sama seperti pengakuan Andreas, crew mekanik Edi. “Dari Qtt sampai lembur feeling sudah gak enak. Stelan 130cc gak ketemu,” kata Eas, sapaannya. Selisih point di lanjut di kelas 130cc jadi 56 point. Edi sudah lempar handuk. “Saya yakin gak bakal mengejar point setelah 130cc. Rizky tetap akan bermain bagus full point. Bisa di tebak dia bakal juara. Walau saya kalah tapi saya akan bermain yang terbaik bahwa saya dan motor bisa kencang di seri akhir ini,” sportif Edi kepada kawannya Rizky Hk.

Benar, Rizky di moto selanjutnya selalu mengumpulkan point besar,”Sejak Edi berhenti di moto1 130cc aku tinggal bermain santai. Dah nggak maksa lagi tinggal jaga point,” ucap Rizky. Sementara Edi seperti yang di katakan tadi bakal bermain yang terbaik walau sudah tahu bakal gagal membawa juara umum. Mampu menang 3 moto. Total point Rizky HK 612. Edi Aryanto 566, Savona Oky 545.
Dan seri Malang ini bagaikan seri penutup yang melelahkan diantara balap grasstrack dimanapun. 6 moto dalam satu hari dan tiap moto di hitung sekitar 15 menit. Tenaga – pikiran di kuras untuk tampil sebaik mungkin. Pembalap dituntut cerdas memainkan peran sebagai pembalap Grasstrack yang profesional.
Penulis : Hafid

