
Fitriansyah Kete menguasai dua race tanpa tersentuh lawan-lawannya. Di race 1 Kete mencetak waktu terbaik 25 menit 56,466 detik. Beda 3,319 detik di depan Anggi Permana dan 5,375 detik dengan Denny Triyugo di posisi ketiga. Di race 2 Kete semakin mempertajam jarak sampai 8,161 detik mengungguli H.A.Yudhistira di depannya.
Kemenangan di Balipat menempatkan Kete di peringkat keempat klasemen akhir IP2. Peringkat teratas Rafid Topan yang sudah memastikan juara di seri keempat. Posisi kedua H.A.Yudhistira dan ketiga Sudarmono. Yamaha lima tahun beruntun jadi juara umum kelas IP2 (2008 hingga 2012).
Sementara di kelas IP1 (125 cc), H.A.Yudhistira jadi juara umum setelah mengumpulkan 120 poin dari hasil finis kedua di race 1 dan terdepan di race 2. Sigit PD di posisi kedua dan ketiga Denny Triyugo. Saat race Sigit kurang maksimal karena kondisi badan tidak fit meskipun berpeluang besar juara karena menempati pole position.
“Sukses gelar Yamaha di IP1 dan runner up IP2 menunjukkan keperkasaan Yamaha di ajang tertinggi road race nasional. Yang merupakan buah dari pembinaan  berjenjang dan tempaan matang. Hasilnya prestasi emas yang ditorehkan pembalap-pembalap Yamaha saat menggapai puncak kompetisi nasional seperti Indoprix,” papar Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.

