OtomotifZone.com-Kendari. Munculnya team-team privateer atau team mandiri yang bukan disupport pabrikan maupun produk-produk brand ternama, sangat membantu serunya persaingan diajang kompetisi sekelas roadrace, baik tingkat nasional, regional maupun lokal, team-team non pabrikanlah yang paling banyak, termasuk Frica racing team.
Team asal Kendari ini turun diajang Motoprix region D tahun 2022, 2 putaran terdahulu, Palu dan Gorontalo, team dengan kekuatan 2 pembalap turun dikelas Novice ikut bertarung dengan team-team papan atas, gentar..? minder..? justru siap gaspol kembali turun di putaran 3 Motoprix Pangkep Sulawesi Selatan minggu pertama Agustus mendatang.

Dibawah komando Feri Fadhli S,kom ini, team yang Berdiri awal tahun 2017, siap turun dengan kekuatan penuh di putaran 3 Pangkep, dengan dukungan korekan mekanik Jefo 126 dan 2 pembalap andalannya, Rendy Odding dengan nomer start129 dan Bias Reski nomer start 211. siap tampil allout diputaran ke 3 nanti. “Kami memang turun dan mengikuti Motoprix region D full seri tahun ini,harapan saya semoga team saya tetap solid dan kompak untuk mempersiapkan motoprix seri 3 d kota Pangkep Sulsel, dan kami tetap gass poll apapun hasilnya”, jelas Feri Fadhli, S.kom.

Perbincangan terjadi saat digelaran Bhayangkara cup Road Race championship Ud. Frica jaya motor 2022 Kendari Sabtu-Minggu kemaren (2-3/2022) di sirkuit non permanen Terminal Baruga kota Kendari, ternyata team ini juga mensupport kegiatan tersebut, dan 2 pembalap andalannya juga turun diajang ini, sebagai persiapan mental dan jam terbang, 2 pembalapnya turun berlaga, terbukti Rendi Odding berhasil meraih podium tertinggi dikelas MP7 Matic 131 cc pemula dan podium 3 matic 131 cc open dibawah Tedy dan Handi Tuahatu, sementara Bias Reski juga meraih podium 4 matic 131 cc pemula.
Frica racing team Kendari diumur 5 tahun ini siap tampil habis-habisan ajang kejurnas Motoprix, tidak gentar diajang tertinggi, tidak gengsi dievent lokal.




