BerandaHeadlineGANTI ROCKER ARM JUPITER HONDA C SERIES SERASA KEM RACING

GANTI ROCKER ARM JUPITER HONDA C SERIES SERASA KEM RACING

tipsrocker copy

OtomotifZone.com-Bandung. Mesin Honda C-series mungkin adalah mesin terlaris di Indonesia, bahkan di dunia. Di Indonesia mesin ini dimulai dari C-50, C-70 yang dikenal dengan nama Pitung (singkatan dari Pitung puluh alias 70), mesin ini terus dipakai generasi Honda 4-tak bebek sampai Honda Revo 100 cc.
Tak heran mesin basis C-series ini banyak dimodifikasi dengan banyak keperluan. Terutama bagi mereka yang suka performa mesin. Sayangnya, beberapa bagian mesin kurang mendukung performa. Misalnya rocker arm, atau yang sering disebut sebagai pelatuk. Itu lho, jungkat-jungkit yang menghubungkan kerja noken as dengan klep.
Pelatuk asli mesin C-series memiliki beberapa kelemahan. Pertama, soal material, sering kali aus ketika dipaksa up grade mesin. Selain itu juga pelatuk ini memiliki rocker arm rasio relatif pendek. Makanya butuh kem besar agar bisa mengangkat klep tinggi.

tipsrocker2 copy
Apa sih rocker arm rasio itu? Perbandingan tinggi angkat kem terhadap angkatan klep. Misalkan klep terbuka maksimum di 5 mm, sedangkan tinggi kem 4 mm. Maka perbandingan rocker arm rasionya adalah 5:4 = 1,25 : 1. Sedangkan tinggi angkat kem alias lift kem adalah pengurangan dari tinggi kem – base circle.
“Kalau pakai punya Jupiter, rocker arm rasionya lebih tinggi, jadi kem bisa pakai yang kecil saja dan tidak perlu modifikasi ruangan kem,” kata Wahyu IOD asal IOD Concept dari Gamping Sleman. Wahyu dulu mengorek mesin Honda, racer Sulung Giwa ketika masih membela motor berlampang sayap tunggal.
Aplikasi untuk motor harian juga enggak banyak perubahan, tinggal plek aja. Dengan kem standar, tinggi maksimum klep ketika membuka bertambah. Termasuk tinggi lift ketika overlap. Sudah mirip pakai kem racing kan?

Penulis : OMBRO | Foto : OMBRO

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot