
OtomotifZone.com-Solo. Kelas FFA Pembalap dan Eks Pembalap diLatihan Bersama And Fun Race GCTS REPTOR di Sirkuit Lapangan Parkir Gelora Manahan 1 November 2014 adalah pertama kalinya ajang balap yang mempertemukan beberapa jagoan balap antar generasi. Nama-nama yang sudah tenggelam karena regulasi umur di balap Motoprix memaksa mereka untuk pensiun. Ambil contoh jawara-jawara asal kota Solo seperti Donny Sekeon, Mawan Ardi, Dimas Kroechil, Bambang”Jenglot”Kurniawan, Agus Bleduk. Ternyata mereka masih mampu bersaing dengan kawula muda pembalap-pembalap sekarang seperti Teguh Nugroho dan Agus Setyawan. “Walau hanya Fun Race dan Latber, saya juga harus bermain maksimal mas. Lha ini di kota saya, malu kalau kalah,hehe..” ucap Agus Bleduk. Bisa jadi sebagai pembuktian bahwa yang tua masih bisa jabanin yang muda. Hehe..

Simak yang dirasakan Teguh”War-Wer”Nugroho, heran dengan Fun Race dan Latber Solo. “Saya merasakan pertarungan yang hebat saat mengikuti perlombaan ini mas,” ungkap Teguh War-wer. Balap langka yang mampu menggabungkan pembalap lintas generasi. Sudah dipastikan kelas ini nanti akan selalu di adakan. Karena kelas ini adalah kelas paling bergengsi di acara Fun Race dan Latber. “Betul-betul. Dengan acara ini saya yakin nantinya akan melahirkan para penguasa sirkuit yang akan datang,” tambah Warwer.
Mulai rame, tentu regulasi harus dibuat.” Aku bingung mas, ternyata Fun Race yang katanya buat pembalap amatir dan buat eks pembalap ternyata di ikuti pembalap aktif juga.hehe..” tawa Dimas Kroechil Sugiarto, Jawara Road Race Indonesia tahun 2000. “Perlu di bahas lagi soal regulasi fun race, kemarin saya di jogja bisa ikut kelas open tapi di kota sendiri gak bisa ikut. Malah ada pembalap yang aktif bisa ikut, bingung aku,” kata Dimas lagi. Gimana? Perlu dibuat kah? Mulai rame lho yang antusias..
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

