Beranda Racing Roda 2 Grasstrack Grand Final IRC Grasstrack Series 2013 Temanggung – Rizki HK Champion IRC...

Grand Final IRC Grasstrack Series 2013 Temanggung – Rizki HK Champion IRC Grasstrack

0
1217

lead 2 (3) copy

Otomotifzone.com-Temanggung. Kejuaraan IRC Grasstrak Series 2013 telah berakhir, bertempat di Sirkuit Gentan Kranggan Temanggung (19/1) ini para trakker diuji kemampuan kekuatan skill dan strategi. “Grand Final diadakan di Temanggung karena anemo masyarakat terhadap grasstrak sangat tinggi dan tracker lokal juga banyak, Grand Final ini ada 4 kelas yang diserikan untuk mendapatkan hadiah Yamaha X-Ride dan Kawasaki KSR,”terang Indiel selaku penyelenggara event.

Rizky HK Champion IRC
Rizky HK Champion IRC

Tercatat 160 starter mengikuti seri Grand Final ini. Seri Grand Final pasti lebih seru, setiap tracker yang bertanding pasti menginginkan hadiah yang disiapkan oleh penyelenggara. Raungan mesin berbeda dengan biasanya, kondisi sirkuit bisa dibilang hancur karena diguyur hujan sejak hari pertama sampai hari kedua. Hal ini membuat sirkuit bekas kebun tebu ini menjadi sangat licin bahkan susah untuk dilewati. Perubahan jumlah putaran dan finish dirubah semua karena kondisi sirkuit yang tidak memungkinkan. Setiap race hanya dilakukan satu kali putaran, untuk garis finish dimajukan karena kondisi motor yang tidak memungkinkan untuk diajak naik kaatas garis finish.
Dalam seri grand final ini untuk posisi juara umum sudah jelas siapa juaranya, dikelas Bebek Modif Junior dan OMR KLX 250cc jatuh di tangan Rizki HK trackker asal Wonosobo, di Kelas Bebek Modifikasi Pemula jatuh kepada Lontar Djinggo tracker asal Batulicin Kalsel dengan point total point 106 dari 5 seri yang diadakan, sedang di Kelas Mino Moto 12 Tahun jatuh kepada Inggil tracker asal Sragen dengan total point 92. Sirkuit yang tidak bersahabat lagi-lagi dewi fortuna hinggap di tangan siapa. Rizky HK kali ini sangat beruntung padahal engine motornya sempat mengalami trouble karena banyak lumpur yang masuk, mengakibatkan motor menjadi ngadat sehingga motor harus didorong, ini terjadi di Kelas Bebek Modifikasi Pemula, Rizky harus puas di rangking 2 tapi untuk jumlah total point Rizky HK tetap yang terbaik. “Padahal kondisi motor sudah siap tempur, berhubung sirkuit yang sangat becek membuat karburator dan sistem pengapian terkena lumpur sangat banyak sehingga mengakibatkan mesin menjadi mati,walaupun kalah aku bersyukur Juara Umum di Kelas Bebek Modif Yunior,”ungkap Rizky HK tracker Wonosobo.

Effendi harus bersabar
Effendi harus bersabar

Tracker yang masuk Pemula tahun ini akan ada 19 tarcker yang masuk Yunior salah satunya Lontar Djinggo dan Rivaldi. Tracker muda asal Semarang ini harus bersaing dengan tracker yang bisa dibilang Senior, walaupun masih muda Rivaldi masih bisa menunjukkan performance yang bagus di ajang balap tanah ini. Pada Kelas Bebek Modifikasi Pemula Rivaldi harus puas rangking dua di atas Lontar Djinggo berhak membawa pulang Kawasaki KSR. “Sirkuitnya sungguh menguras tenaga, power kendaraan menjadi turun, actionpun tidak bisa dilakukan, aku puas bisa rangking 2, tahun ini aku harus bisa juara,”ungkap Rivaldi tracker asal Semarang yang bernaung di Team SBT 86 Tech.
Jika sirkuit tidak diguyur hujan pasti akan lebih seru terutama di Kelas OMR KLX 250cc. Pada kelas ini terjadi fight antara tracker Yunior dan Senior. Berhubung sirkuitnya yang tidak bagus sehingga action mereka tidak bisa dilihat. Pada Kelas KLX 250cc Effendi tracker tuan rumah mengalami trouble pada spuulnya, bersyukur waktu trouble sudah mendekati garis finish, sehingga Effendi harus puas rangking tiga. “Sungguh ini bertarungan yang tidak bisa kita tebak, kalau sirkuitnya kering kita bisa memaksimalkan untuk jadi nomor satu, untuk di kelas klx bisa nomor tiga padahal spulnya kebakar,”jelas Effendi tracker asal Temanggung dari Team Tripple S.

Penulis : Batra | Foto : Batra