Beranda Racing Roda 2 Motocross Grand Final Kejurnas Motocross 2016 : Faktor Cuaca Kelas Suporting Race di...

Grand Final Kejurnas Motocross 2016 : Faktor Cuaca Kelas Suporting Race di Cancel

0
1417

Otomotifzone.com – Trenggalek. Tak terasa Gelaran Kejurnas Motocross 2016 sudah memasuki penghujung seri yakni pada seri ke 12 yang berlangsung di Sirkuit Watulimo, Kawasan Wisata Pantai Prigi, Trenggalek. Sabtu – Minggu (12-13/11). Tentunya di event kali ini sangat menentukan siapa yang keluar sebagai juara nasional di MX2 Junior, MX85,dan MX65cc, untuk MX2 sendiri Andre Sondakh sudah keluar sebagai juara umum jauh mengungguli Yosua Pattipi di posisi kedua.

Nugroho Motocross Training selaku penyelenggara event berusaha sebaik mungkin membuat kemasan event agar di grand final kali ini dapat memberikan kesan yang baik karena melihat dari beberapa event sebelumnya penyelenggaraan event seperti seadanya, tentunya Nugroho Motocross Training berusaha agar kesan tersebut hilang, dan benar saja event tersebut berjalan dengan meriah memilih lokasi di wilayah Watulimo Kawasan wisata pantai Prigi tentunya lokasi ini dipilih setelah mempertimbangkan beberapa aspek seperti cuaca, kontur tanah dan tentunya sisi safety pembalap.

Ya, sudah ketahui sebelumnya bahwa di akhir tahun adalah musim penghujan sehingga sirkuit berpasir dirasa paling pas untuk menggelar event tersebut karena hujan sekalipun motor masih bisa digas tidak seperti diatas lumpur semakin kita gas motor akan semakin amblas, Tri Priyo Nugroho selaku ketua penyelenggara event yang merupakan mantan pembalap era 2000an memiliki tiga pilihan untuk melaksanakan event seperti di Gunung Kelud, Pantai Prigi dan Yogyakarta tapi karena Yogyakarta sudah pernah di gelar sehingga tempat penyelenggaraan memilih di pantai Prigi ini juga merupakan request dari para pembalap.

Di hari sabtu event berlangsung dengan meriah Free Practice, Qualifyng dan Moto1 berjalan dengan lancar tapi di hari sabtu tidak semua kelas dilaksanakan moto1 hanya MX50, MX65Novice, MX65cc, MX EXC C, MX EXC Pro dan MX2 Novice untuk kelas Kejurnas MX85, MX2 Junior dan MX2 moto1 – moto2 digelar di hari minggu karena melihat di hari sabtu event berlangsung dengan lancar, tapi harapan tersebut pupus karena cuaca tidak bersahabat di malam minggu Sirkuit di guyur hujan lebat hingga pagi alhasil Sirkuit terendam banjir tentunya ini merupakan faktor alam siapapun tidak bisa membantahnya.

Tri Pryio Nugroho pemilik Nugroho Motocross Training
Tri Pryio Nugroho pemilik Nugroho Motocross Training

“ Kita berusaha sebaik mungkin menggelar event dengan meriah meski terbilang mendadak kami mampu menyelesaikan lay out sirkuit dengan lancar tapi karena cuaca kurang bersahabat kami mengutamakan pelaksanaan kelas Kejurnas karena point mereka sangat tipis sehingga harus dilaksanakan moto1 serta moto2, harapan kedepanya kita berusaha agar bisa lebih baik di tahun mendatang dan event kami jadi tolak ukur event lainya” beber Tri Priyo Nugroho ketua penyelenggara yang juga pemilik racing school Nugroho Motocross Training

Perbaikan Sirkuit terus di galakan
Perbaikan Sirkuit terus di galakan

Disinilah kesigapan panitia penyelenggara diuji apakah mampu mengendalikan situasi atau pasrah saja kesigapan dari pihak Nugroho Motorcross Training mengengendalikan situasi mereka langsung mengeluarkan air dari dalam sirkuit serta ekskavator langsung bekerja semaksimal mungkin untuk memperbaiki sirkuit setelah daya dan upaya mereka keluarkan serta berembuk dengan Juri, Manager tim akhrinya di putuskan moto2 kelas Suporting Race di cancel supporting race sendiri terdiri dari kelas 50cc,65Novice,MX2 Novice, Exc  C dan Exc B PRO hasil juaranya di ambil dari hasil Moto1 kemarin.

Iwa Kusdinar Juri PP IMI
Iwa Kusdinar Juri PP IMI

“ kami sangat apresiasi kepada penyelenggara event mereka sudah berusaha sekeras mungkin untuk membuat kemasan dengan meriah seperti tatanan sirkuit, tenda paddock, waiting zone serta hal pendukung lainya di buat cukup baik, tapi karena faktor alam kita tak bisa berbuat apa – apa untuk itu kita sepakat Moto2 Suporting race di tiadakan dan hasilnya di ambil dari Moto1 “ Jelas Iwa Kusdinar Selaku Juri dari PP IMI

Wah, mantap ini semoga hal ini menular pada penyelenggaraan lainya.

Penulis : Nana Triana |Foto : NT

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses