OtomotifZone.Com – Tasikmalaya. Open Grasstrack Baksos 2022 yang merupakan event perdana pada tahun 2022 sepi starter diduga karena bentrok balap liar. Event berlangsung di Sirkuit Alam Paguyuban Desa Muktisari Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Sabtu-Minggu (15-16/1/2022).
Tercatat di meja Sekretaris Lomba, jumlah starter hanya 152 starter dari 61 orang peserta, bahkan terdapat beberapa kelas yang dibatalkan. Beberapa kelas yang dibatalkan, selain starter tidak memenuhi syarat jumlah terdapat juga kelas yang tidak ada starternya.

Informasi yang diperoleh, di Kabupaten Ciamis terdapat gelaran grasstrack tanpa rekomendasi, sehingga panitia menduga minimnya starter karena terdapat event serupa. Pimpinan Lomba, Ratno Timur pun tidak menyangkal minimnya starter diduga karena terdapat gelaran lain yang tidak memiliki rekomendasi.
Padahal panitia telah menyediakan hadiah uang tunai untuk beberapa kelas yang berhasil meraih point tertinggi dan menjadi juara umum. Tentunya selain uang tunai untuk para pembalap yang berhasil berdiri di podium juara pada masing-masing kelasnya.
Grasstrack Baksos Lintasan Sempit Jadi Tantangan Para Pembalap
Letak sirkuit tempat digelarnya Open Grasstrack Baksos 2022 terletak di atas bukit, bahkan sekitarnya pun perbukitan. Lintasan yang sempit dengan debu pekat menambah tantangan tersendiri bagi para pembalap yang mengerahkan kemampuannya agar tampil menjadi yang tercepat.
Untuk panjang sirkuit, menurut Pimpinan Lomba setelah diukur sekitar 950 meter dengan berbagai rintangan pada beberapa titik. Namun karena sempit dan berdebu, para pembalap kesulitan untuk mendahului pembalap yang berada di depannya. “Iya sempit, jadi start harus bagus dan lebih dulu masuk R 1,” jelas Asep PKM pembalap asal Tasikmalaya.

Selain itu, debu yang pekat membuat pembalap harus ekstra konsentrasi, pasalnya jarak pandang pun menjadi berkurang. Terdapat beberapa titik pada lintasan untuk mendahului, itu pun harus hati-hati karena bisa saja malah terjadi crash. “Lintasan sempit kita hanya memiliki kesempatan mendahului di R1 dan track jelang finish,” ungkap Lutfi Petrik.
Namun meski kondisi lintasan sempit, hal tersebut membuat seru persaingan, bahkan beberapa kali terdengar teriakan para penonton. Para penonton memberikan semangat kepada pembalapnya saat bersaing sengit untuk jadi yang terdepan di Open Grasstrack Baksos 2022.
Penulis: Yeyep Foto: Yeyep




