OtomotifZone.com-Bandung. Gebyar kibaran spanduk dan umbul-umbul sponsor selalu kita jumpai disetiap gelaran balap kejurnas Motorprix di semua region.
Pemandangan itu sangat jauh terbalik 180 % ketika kita melihat gelaran kejurnas GTX. Pun kemaren di ajang Kejurnas grasstrack seri 5 region 2 yang digelar di sirkuit Aditya HBR Arjasari Banjaran Bandung cukup memprihatinkan dari segi sponsorship.
Balap motor yang selalu megah karena peran PP IMI sebagai induk organisasi ikut membantu mencarikan dana lewat sponsor tidak kita jumpai di ajang garuk tanah.
Panitia penyelenggara kalau tidak gila dan cinta grasstrack mungkin sudah enggan untuk menggelar dengan merogoh kocek sendiri dalam-dalam.
“ini saya lakukan karena cinta sama grasstrack, demi mendiang anak saya Aditya, event tahunan ini saya apresiasikan untuk teman-teman komunitas GTX agar tetap selalu eksis, kalau bilang jebol pasti jebol lah, semua modal sendiri, beda sama roadrace yang megah dengan bejibun sponsor, lha kitaa.. kaya anak tiri” jelas H. Deden Diana selaku ketua penyelenggara.
Minimnya sarana dan sokongan dana dari sponsor tidak menyurutkan gelaran ini, terbukti lebih dari 256 starter antusias hingga race berakhir.
nah kapan nih GTX juga bisa menjadi industri otomotif seperti Road race???
Penulis : Edi Batrawan | Poto : Ei



