OtomotifZone.com – Bandung. Masih banyak dikalangan masyarakat yang masih sembarangan memilih oli mesin. Padahal, ada ciri khusus dalam kemasan oli yang peruntukan untuk motor matic dan motor bebek tipe kopling basah. Haram hukumnya memasukan oli terbalik.
Selama ini, sepeda motor menggunakan pelumas yang didesain untuk engine dengan penyalaan busi. Namun, dengan adanya persyaratan hemat bahan bakar pada API Categori terbaru, pelumas-pelumas tersebut telah diformulasikan dengan menggunakan friction modifier. Pada aplikasi sepeda motor kopling basah aditif friction modifier dapat menyebabkan slip pada kopling dan kehilangan tenaga. Oleh karena itu, JASO(Japanase Automobile Standards Organization) menetapkan spesifikasi baru untuk pelumas sepeda motor.
Spesifikasi JASO untuk pelumas memperkenalkan spesifikasi MA dan MB untuk membedakan antara pelumas friction modifier dan non friction modifier. Kebanyakan sepeda motor dengan kopling basah memerlukan JASO MA yang memiliki fitur non friction modifier.
JASO MA standar jepang untuk pelumas khusus yang dapat digunakan pada engine sepeda motor dengan satu system untuk pelumas engine, gearbox, dan system kopling basah. Fluida ini tergolong non friction modifier untuk mencegah terjadinya slip pada kopling dan memiliki index friction yang lebih tinggi dibanding kode MB.
JASO MB diformulasikan aditif friction modifier standar jepang sebagai pelumas dengan friksi terendah diantara pelumas sepeda motor. Tidak untuk digunakan pada engine-engine yang mempersyaratkan pelumas JASO MA.
Apabila pelumas kode MB dimasukan ke motor dengan tipe kopling basah, maka akan terjadi system kopling pada engine bisa slip yang berakibat tenaga menjadi drop begitupun sebaliknya apabila pelumas dengan kode MA dimasukan ke motor matic yang enginenya membutuhhkan gaya gesek rendah dapat menghambat performanya dikarenakan pelumas kode MA memiliki karakteristik non friction modifier yang memiliki karakteristik friksi tinggi.
Penulis : Jody | Foto : cdn.co.id

