OtomotifZone.com – Padang. Siapa tak kenal dengan nama Bukittinggi di Sumatera Barat. Kota yang identik dengan Jam Gadang ini sedang bersiap merayakan Hari Jadi ke-232 tahun. Cukup tua usia kota yang pernah menjadi Ibukota Sementara Indonesia ini.
Kini Bukittinggi juga identik dengan para offroader. Cukup banyak komunitas tumbuh dan eksis saat ini. Pionirnya adalah Jam Gadang Offroad (Jagord). Belakangan berdiri komunitas lain, baik roda dua maupun roda empat yang berada di bawah naungan Pengcab IOF Bukittinggi.
Sebut saja seperti Bukittinggi Offroad (BOR), Jam Gadang Jip Club (JJC) Bukittinggi, Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKin) Bukittinggi, Sepeda Jam Gadang (Sejagad) Bukittinggi, Trekker Bukittinggi, Fort De Kock Adventure Club (FAC) Bukittinggi, Pajero Sport Family (PSF) Chapter Sumbar, Taft Diesel Indonesia (TDI) Korwil Bukittinggi dan Vitara Eskudo Sidekick (VES) Community Sumbar.
Nah, semua komunitas yang ada bersatu membentuk konsorsium kepanitiaan. “Kita sepakat merayakan Hari Jadi Bukittinggi dengan kegiatan kompetisi offroad. Titel eventnya Bukittinggi Anniversary Offroad Challenge 2016,” sebut Yurnal Dt Sipado yang didaulat menjadi Ketua Panitia Penyelenggara.
Inilah Persembahan Anak Negeri yang dilaksanakan persis pada tanggal hari jadi Bukittinggi, 22-24 Desember. Soal lahan main yang akan dijadikan trek, Bukittinggi memiliki banyak lokasi ekstrim. “Kali ini lokasi main di daerah Lakuang Lapau Batu, Bukit Apit, Bukittinggi. Tak jauh dari Ngarai Sianok,” lanjut Yurnal Dt Sipado.
Tentunya Pengcab IOF Bukittinggi bekerjasama dan didukung berbagai instansi, mulai Polda Sumbar, Kodim 0304/Agam dan Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi. Ini sejalan dengan program Pesona Indonesia untuk dikunjungi wisatawan domestik, sebab diikuti offroader dari Sumatera dan Jawa.
Ada 3 kelas perlombaan yang bisa diikuti. Sesuaikan dengan spesifikasi kendaraan. Teratas tentunya kelas Extreme upper 2000cc, lalu Extreme under 2000cc, dan satu lagi khusus buat pemula yaitu kategori Non Winch. Biaya pendaftaran dari Rp.750 ribu sampai Rp.1 juta tergantung kelas.
Bagi yang berhasil Juara Umum bisa bawa pulang satu unit motor trail baru. Selain itu, hadiah uang sebagai Juara Kelas tetap dibagikan dengan patokan buat Juara Pertama mulai dari Rp.5 juta hingga Rp.7,5 juta. Berikutnya hadiah uang sampai pemenang ketiga setiap kelas.
Track Master siapa lagi kalau bukan urang awak Fion Kamil yang baru saja usai Final IOF National Championship di Lahat, Sumatera Selatan. Yang perlu diingat, waktu briefing hari Kamis (22/12) jam 21:30 WIB di sekretariat panpel, Jln Bypass Gulai Bancah, Bukittinggi. Seperti biasa, bagi peserta yang tidak mengikuti briefing, tidak punya hak protes.
Dispensasi khusus buat peserta yang datang dari luar Sumbar, masih bisa scrut di atas jam 00 dengan catatan telah membayar uang pendaftaran via online. “Undangan pun telah disebar ke tim tangguh offroad yang ada di pulau Sumatera dan Jawa untuk menjajal trek ekstrim di Ranah Minang,” pungkas Anggia Putra, Sekretaris Panitia.
Penulis: Noverry | Foto: Jagord




