OtomotifZone.com – Temanggung. Gelaran Drag Bike The Battle Mizzle Hydra telah usai bertempat di Sirkuit NP Jl.Perintis Kemerdekaan Kabupaten Temanggung (13/12) dengan diikuti 350 starter. Event ini ditutup dengan sukses di tahun 2015 dan akan tetap dilanjutkan di tahun 2016.
“Sebelumnya terimakasih buat semua pihak yang telah mensukseskan event seri dragbike ini, di tahun 2016 kejuaraan dragbike tetap akan kami kerjakan plan 6 seri dragbike dan 6 seri roadrace mohon doanya semoga lancar,” terang Freddy selaku Promotion Mizzle Indonesia.
Namanya saja seri pamungkas pastinya setiap dragbiker ingin menjadi yang terbaik dan mencari point tertinggi. Satu unit Daihatsu Ayla telah dipersiapkan oleh penyelengara dan motor Suzuki Nex. Di beberapa kelas open masih didominasi oleh dragbiker senior Eko Chodox, Mamhmud Arjuna, Hendra Kecil dan Dwi Batank. Tapi kehebatan dragbiker asal Magelang ini memang layak diacungi 2 jempol dengan menjuarai di kelas open dan pada seri final ini 1 unit mobil Daihatsu Ayla menjadi milik Hendra Kecil dengan total point 639 disusul Dwi Batank 510 point berikutnya Mahmud Arjuna 422 point.

“Puji syukur di akhir Tahun 2015 ini aku tutup dengan hati gembira karena dapat mobil, tapi perjuangan belum berakhir semoga di Tahun 2016 lebih baik,” terang Hendra Kecil.
Sedang bagi Mahmud Arjuna walaupun juara umum ketiga tetap bersyukur dengan menjuarai Kelas Super FFA. “Tidak dapat mobil tidak apa-apa dapat motor nex aku sangat senang, di Tahun 2016 nanti harus lebih baik,” jelas Mahmud Arjuna dragbiker asal Klaten ini.
Walaupun juara umum kedua Dwi Batank tetap juaranya di Kelas Bebek 4Tak TU 200cc dengan catatan waktu terbaik 07.568. “Kondisi sirkuit naik sehingga perlu konsentrasi penuh, dapat motor sudah bersyukur yang penting tahun depan bisa tercapai target lagi,” ungkap Dwi Batank dragbiker asal Semarang.
Penulis : batra | Foto : batra





