
OtomotifZone.com – Mojoagung. Ajang HONDA DRAG BIKE 2015 CHAMPIONSHIP kembali digelar dikota Mojoagung kabupaten Jombang (22/3). Namun kali ini berbeda lokasi sirkuit dengan seri – seri tahun 2014 lalu yakni di terusan jalan By Pass didesa nJuwet Kecamatan Mojoagung. Apa penyebab berpindahnya lokasi sirkuit tersebut? “ Tidak ada masalah apa-apa, hanya yang diijinkan dari pihak kepolisian bukan lagi ujung By Pass menuju kota Jombang tetapi ujung by pass menuju kota Mojokerto, dan aksesnya juga sama – sama mudah dijangkau “ jelas M. Zamroni selaku pihak penyelenggara dari Jatim Automotive Club.

Mengulang sukses seri awal di Park Sirkuit Kenjeran dibuktikan dengan terdaftarnya 374 starter di 20 kelas yang dilombakan. Tercatat ada beberapa dragster asal luar Jatim yakni Semarang, Jogjakarta yang ikut meramaikan gelaran.
Namun dewi fortuna masih belum memihak di gelaran ini. Karena tepat di pukul 16.15 wib hujan lebatpun dating tak terhindari. Padahal saat itu race kurang lima kelas. Yakni DB 5 Bebek Tune Up 115 cc, DB 14 Sport Tune Up 2 tak 155 cc, Db 11 Bebek Tune Up 2 Tak 130 cc, DB 21 Satria –FU Standart Lokal Mojokerto – Jombang dan DB 12 Sport 4 Tak 200 cc (Non DOHC). Dari ke lima kelas tadi beberapa kelas merupakan kelas unggulan DB 14 Sport tune up 2 tak 155 cc yang merupakan kelas yang ditunggu – tunggu para dragster. Dan akhirnya dari kelima kelas tadi sebanyak 44 dragster batal line up. “ Dari beberapa tim yang sudah berada di Parc Ferme kita tawarkan untuk terus atau berhenti, setelah beberapa menit hujan tak kunjung reda dan lintasan yang dipakai juga tergenang air kita putuskan Force Majeure karena cuaca “ tegas DT Pramudya selaku Pimpinan Lomba.

Timing System kondisi kurang Fit
Pokok permasalahnya memang ada kaitannya dengan rewelnya Timing sytem dan Bols Em Tech. Yakni salah satu sensor yang di pakai di trek sebelah selatan selalu menginformasikan signal Jumstart. Kondisi ini memang sudah diantisipasi pimpinan lomba dengan memperbaiki sensor star tersebut. Namun karena pembalap selalu terjaring signal jumstart dan merasa dirugikan, maka trek sepakat dipakai disisi utara saja hingga selesai. Hal ini yang membuat gelaran berjalan cukup memakan waktu hingga sore hari dan hujan deraspun tiba. “Memang benar, sensor trek sisi selatan tidak bias mengirim data start ke pusat counter, dan ini ditandai signa lampu merah tadi, secara sepakat kita hanya pakai trek saja,” jelas Donny Mahardjono coordinator Timing system.
Dari pihak penyelenggara juga memaklumi kondisi tersebut “Kita mau bagaimana lagi karena memang kondisi cuaca kurang mendukung, terpaksa kita kembalikan uang pendaftaran sebanyak 44 pembalap di lima kelas tersebut,” sesal M. Zamroni. Namun diatas kertas seri HONDA DRAG BIKE 2015 CHAMPIONSHIP yang bersifat terbuka ini direncanakan sebanyak 8 seri ditahun 2015 ini, dan bahkan ada satu jadwal kalender yang bakal dipakai oleh Trendy Promo Mandira untuk menggelar Dragbike terbuka. Para pembalap berlomba mengumpulkan poin hingga berakhir di kota Pasuruan yang merupakan Grand Final pada bulan November mendatang.
Tetap semangat dragster Jatim ..
Penulis : Diki | Foto : Diki

