OtomotifZone.com-Medan – Gelaran balap satu merk dalam ajang Honda Dream Cup (HDC) 2019 seri kelima yang bergulir di sirkuit Multifungsi Dispora Sumut, Medan, Sumatera Utara, Sabtu-Minggu (29-30/9) berlangsung cukup seru dan sengit.
Andrian Aritonang yang merupakan pembalap muda berbakat asli kelahiran kota Medan ini, tampil memukau dan sangat tega karena sabet juara tertinggi di 5 kelas yang di ikutinya. Dari lima kelas tersebut diantaranya adalah Matic 130 Standart Expert, Honda CRF 150 L Supermoto Tune Up s/d 180 cc, Honda CRF 150 L Supermoto Standart Open, Honda CBR 150RR Standar Open dan kelas Honda Supra GTR 150 Standar.
Nama Andrian Aritonang atau lebih akrab disapa Andre ini memang sudah tidak asing lagi di kancah balapan motor seputaran Sumatera atau Region A. Pasalnya Andre ini kerap meraih juara dengan podium tertinggi, karena skill balapnya yang sudah teruji dan sangat matang.
Di setiap kelas yang di ikutinya pun selalu konsisten dengan tampil sangat menawan serta tekadnya dalam merengkuh gelar juara, apalagi ditunjang mental balapnya yang besar. Dan jika disimak karakter balapnya ini, Andre terbilang sangat berani dalam mengambil resiko ketika melibas para pembalap seniornya di tikungan dengan posisi celah yang sangat tipis.

“Ini kan balapan dikandang sendiri dan Andre sangat optimis raih juara dengan target tidak akan menyisakan 1 podium terhormat sekalipun bagi pembalap yang jadi rival Andre dan berasal dari luar Medan. Andre harus berani mengambil resiko untuk bisa menusuk posisi dari dalam ketika berusaha masuk ditikungan saat ada pembalap didepan Andre, karena sudah paham sekali tiap line di sirkuit ini,” ungkap Andre dengan penuh semangat.
Pertarungan disetiap kelas yang diikutinya pun berlangsung cukup sengit. Salah satunya terlihat di kelas Honda CBR 150RR Standar, saat Andre dengan sangat berani mencoba untuk memangkas pembalap seniornya yaitu Abdul Malik di last lap dengan jarak line yang sangat tipis, sehingga keduanya sempat saling bersenggolan.
Dengan kematangan skill dan pengalamannya saat ini, posisi Andre memang patut diwaspadai karena sering menebar ancaman dalam perebutan posisi bagi pembalap lain diluar kota Medan. Tentunya hal itu untuk menbuktikan jika Andre tidak ingin kehilangan pamor ketika bertarung dikandangnya sendiri.
Penulis : Kimul | Foto : Kimul

