Beranda Racing Roda 2 Road Race Honda Dream Cup 2019 Pekanbaru : Tidak Hanya Dalam Tim, Randy Febrian...

Honda Dream Cup 2019 Pekanbaru : Tidak Hanya Dalam Tim, Randy Febrian dan Riyan Ananda Kompak Jadi Juara di HDC3

0
1532

OtomotifZone.com – Pekanbaru. Keseruan yang terjadi di ajang Honda Dream Cup (HDC) 2019 Pekanbaru juga ikut menyasar di semua kelas utama termasuk di HDC3 atau Sonic 150R/Supra GTR 150R, yang turut melibatkan duet rider tim Kenzie 22 SKS RCB UMA Proliner TK Racing, yaitu Randy Febrian dan juga Riyan Ananda.

Dua pembalap muda yang sarat akan potensinya ini nampak terlihat berpadu di race 1 maupun race 2. Dan bahkan kekompakkan duet rider ini juga turut untuk saling berbagi podium utama. Tentunya ini yang patut diwaspadai oleh para rival-rivalnya, karena mereka seperti tidak mau memberikan peluang bagi pembalap lain untuk berada di depan.

Pada race pertama, Riyan Ananda sukses rengkuh juara pertama sedangkan Randy Febrian berada di posisi kedua. Dan ini membuka peluang bagi Riyan untuk dapat rebut hasil maksimal pada race 2 berikutnya, terlebih lagi bisa meraih poin sempurna di kelas HDC3 kali ini.

Riyan Ananda (kiri) dan Randy Febrian
Riyan Ananda (kiri) dan Randy Febrian

“Saya berusaha untuk bisa konsentrasi penuh saat berada di garis start dan coba merebut barisan depan saat masuk di R1. Karena di tikungan yang pertama ini agak sulit jika berada di barisan tengah, apalagi dengan posisinya yang balik arah. Jadi harus benar-benar bisa ngepush semaksimal mungkin agar tidak tercecer posisinya dengan rider yang lain,” ucap Riyan dengan nada sumringah alias senang.

Di satu sisi pada saat race 2 akan berlangsung, ada rasa penasaran besar yang diharapkan pula dalam diri Randy Febrian untuk bisa merasakan naik podium di urutan teratas. Tentunya dengan cara sportif meski harus bertarung ketat melawan Riyan Ananda yang jadi rekannya di dalam tim asal Sijunjung, Sumatera Barat ini.

Ini pun langsung dibuktikan oleh rider berambut ikal dan berpostur semampai ini, dengan langsung melejit ke barisan depan sesaat setelah lepas dari garis start. Sama seperti yang diungkapkan oleh Riyan dan rider lainnya, jika R1 merupakan bagian dari lintasan sirkuit sepanjang kurang lebih 1.050 meter ini yang dirasa agak sulit karena posisinya yang langsung berbalik arah.

“Harus bisa taklukkan di R1 itu dan jangan sampai buat kesalahan kecil yang bakal berakibat gagal untuk bisa raih posisi di depan. Semua motor di HDC3 ini kencangnya rata dan harus akali dengan atur ritme serta line dari pembalap yang di depan. Jika ada peluang kita ambil dan rebut posisinya,” kata Randy yang sangat antusias dan riang ketika angkat trophy juara pertama di race kedua ini.

Selamat yah buat Riyan dan Randy, semoga duet kompaknya terus berlanjut di semua ajang balap Region B Sumatera.

Penulis : Obeth | Foto : Riski Kimul

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses