
OtomotifZone.com-Kuningan. Meski sempat diragukan karena keterbatasan fasilitas dan sarana pendukung untuk menggelar hajatan balap motor pembinaan dalam naungan Pengprov IMI Jabar, Sabtu-Minggu kemaren (25-26 April) menjadi ajang pembuktian seorang Yayan Olly dari klub IMIK Kuningan.
Event dengan titel Kejurda Balap Motor IMI Jabar Seri 1 2015 “Gubernur Cup” digelar di sirkuit jalan raya Simpang 3 Cijoho Kabupaten Kuningan diikuti 354 starter dari 171 pembalap yang turun di 17Â kelas yang digelar, 6 kelas wajib Kejurda dan 11Â supporting race.
Wacana gelaran Kejurda balap motor harus digelar disirkuit Permanen banyak ditentang oleh beberapa club yang ingin menggelar kejurda namun terkendala fasilitas sirkuit permanen, karena para pemilik club langganan menggelar event sejenis merasa bahwa tidak harus disirkuit permanen pun asal kemasan dan kualitas bisa dipertanggung jawabkan semua bisa dilakukan. Terbukti IMIK yang event sejenis tahun lalu tidak dipercaya untuk menggelar event, tahun sekarang diberi jatah diseri perdana.

“sampai sekarang pun masih banyak orang menyangsikan kemampuan IMIK Kuningan menggelar kejurda, saatnya dan disinilah kami bisa membuktikan kemampuan kami, seri 1 yang menjadi tolok ukur event seri selanjutnya tentunya membuat kami berbuat semaksimal mungkin, meski tidak ada support finansial sepeserpun dari Pengprov kecuali Trophy kelas wajib, namun kami berkomitmen dan bertanggung jawab apapun resikonya sebagai club penyelenggara, ini bukti kami selama ini, kami ngotot ingin diberi jatah kejurda karena kami mampu, adapun kalau ada kekurangan kami selaku penyelenggara mohon maaf tentunya, tapi intinya IMIK Kuningan mampu dan memberikan bukti”, tandas Yayan Olly.

Ketika sang promotor menyinggung susahnya mendapatkan sponsor karena semua terpusat harus lewat Pengprov, Usep Garnita selaku ketua Pokja giat event otomotif IMI Jabar menjelaskan,“memang pengangkatan kami selaku ketua Pokja juga mepet, itu berimbas dari persiapan saya dan team untuk mengajukan sponsorship juga terlambat, namun kami tetap mengharapkan penyelenggaraan yang berkualitas, karena sejak awal siapa yang sanggup menggelar event Kejurda harus mampu menghidupi jalannya gelaran, karena kita sudah meminta kesediaan dan kesanggupannya, ada atau tidak ada sponsor event Kejurda harus tetap jalan tanpa alasan”, hal senada juga diamini Irvan OC selaku PIC
Selain IMIK 4 klub lainnya adalah Kapota motorsport, BB sport Club, DRC Indramayu dan IMB Banjar sudah menandatangi nota kesepakatan tentang kesiapan penyelenggaraan event tahunan dimana tahun 2015 akan digelar 5 seri, semoga dengan banyaknya seri ini tercipta bibit baru pembalap Jabar yang berkualitas, karena dikancah nasional Prestasi pembalap Jawa Barat sangat terpuruk meski bejibun event lokalan.

“Ada beberapa catatan penting bagi kami selaku juri lomba, salah satunya kedepannya keamanan sirkuit harus diperketat, sirkuit harus benar-benar steril dari penonton yang tidak seenaknya masuk lintasan karena itu sangat berbahaya, fasilitas paddock yang memadai, intinya faktor safety lebih penting dari kejuaraan itu sendiri, pembalap juga masih banyak yang belum tau faktor safety terutama pembalap lokal, ini PR bersama agar pengetahuan tentang tata cara balap yang benar” jelas Roes Bangin diamini Bambang “abah”Seorjadi selaku ketua Juri.
Tak ada gading yang tak retak, semua bisa diperbaiki asal semua memang berkomitmen dengan tulus untuk kemajuan otomotif Jabar, semua punya kepentingan, semua punya tujuan, majukan otomotif Jabar menjadi barometer otomotif yang sebenar-benarnya.
Penulis : Edi Batrawan |Photo : Edmol




